Polisi yang Luka Tembak di Musala Polres Selayar Diduga Bunuh Diri

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 11:06 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Foto: Ilustrasi (Rachman Haryanto).
Selayar -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda, pembaca, merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Kapolres Selayar AKBP Temmangnganro Machmud mengungkap dugaan awal penyebab tewasnya anggota personel Polres Selayar Bripda MI dengan luka tembak. Bripda MI diduga bunuh diri.

"Dugaan sementara korban M kecelakaan senjata atau ada upaya untuk melukai diri sendiri akibat rasa sakit di kepala yang sudah tidak tertahankan," kata Temmangnganro saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (20/10/2020).

Machmud mengungkapkan, M sebelumnya pernah mengalami kecelakaan tunggal yang mengakibatkan luka di bagian kepala. Akibat kecelakaan itu, M hilang kesadaran dan hilang ingatan yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit.

"M sempat dirawat di RS Bhayangkara Makassar sejak bulan Mei akhir sampai dengan September karena kecelakaan tunggal mengakibatkan luka di kepala sampai hilang kesadaran dan hilang ingatan," katanya.

Usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara, M masih dalam proses pengobatan dan mengkonsumsi obat penahan nyeri untuk sakit di kepalanya.

Namun dalam proses pengobatan itu, MI ditemukan tewas dengan luka tembak di dada kiri. Jenazah Bripda MI dilaporkan ditemukan oleh salah seorang rekannya sekitar pukul 17.30 Wita di Musala Polres Selayar.

Turut ditemukan sebuah senjata api di samping jenazah korban.

Simak video ':Analisis Polisi, Cai Changpan Bunuh Diri karena Terdesak Kejaran Aparat':

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/idh)