Soal Kepala Daerah Tenang Fasilitas Publik Dirusak Anarko, PDIP Sindir Anies?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 19 Okt 2020 14:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan disela-sela penandatanganan kerja sama (MOU) proyek pembangunan MRT fase 2A dan lingkup kerja CP201 di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (17/2/2020). CP201 melingkupi pekerjaan pembangunan dua stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas dengan panjang terowongan 2,8 km dari HI ke Harmoni yang ditargetkan selesai pada Desember 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Foto: Anies Basawedan (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

PDIP mengaku heran ada kepala daerah yang tenang-tenang saja melihat fasilitas publik dirusak oleh kelompok Anarko saat demonstrasi beberapa waktu lalu. Siapa kepala daerah yang dimaksud PDIP? Apakah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan?

Politisi senior PDIP Hendrawan Supratikno menjawabnya. Menurutnya, siapa kepala daerah yang dimaksud PDIP bisa dilihat dari seberapa banyak fasilitas publik yang rusak di suatu daerah.

"Tinggal dicek daerah mana yang indeks kerusakannya besar," kata Hendrawan kepada wartawan, Senin (19/10/2020).

Hendrawan menegaskan merusak fasilitas publik merupakan perubatan yang melawan kewarasan peradaban. Anggota DPR RI itu menuturkan penyampaian aspirasi harus dilakukan secara elegan.

"Merusak fasilitas publik, fasilitas milik rakyat, yang dibayar dengan aneka pajak, sungguh perbuatan yang melawan kewarasan peradaban," sebut Hendrawan.

"Ekspresi aspirasi harus disalurkan secara elegan dengan membangun kesadaran kolektif tentang aspirasi yang sedang diperjuangkan. Itulah esensi berdemokrasi secara dewasa," imbuhnya.

Sebelumnya, PDIP memang menyoroti kehadiran kelompok Anarko di sejumlah aksi demonstrasi di Indonesia. PDIP mengaku heran ada kepala daerah yang tenang-tenang saja ketika berbagai fasilitas publik dirusak oleh kelompok Anarko.

"Anarko telah hadir dengan segala kepentingannya untuk merusak tatanan peradaban, merusak fasilitas publik, kedepankan budaya anarkis serta tidak percaya pada pemerintahan yang sah. Apa yang dilakukan oleh Bu Risma (Wali Kota Surabaya) adalah sikap tegas melawan Anarko. Jadi kami heran, ada kepala daerah yang tenang-tenang melihat fasilitas publik milik rakyat dirusak oleh kelompok Anarko," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertutlisnya, seperti dikutip detikcom, Senin (19/10). Namun Hasto tidak menyebutkan siapa kepala daerah yang dia maksud.

Selanjutnya
Halaman
1 2