La Nina Disertai MJO, BMKG Minta Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Daerah Ini

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 09:58 WIB
ilustrasi kantor bmkg
Kantor BMKG (Foto: Farih Maulana/detikcom)
Jakarta -

Gelombang MJO (Madden Julian Oscillation) pada fase awal La Nina berpengaruh terhadap cuaca ekstrem di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai hujan lebat selama sepekan ke depan.

"Pemantauan BMKG terhadap indikator laut dan atmosfer menunjukkan suhu permukaan laut mendingin -0.5C hingga -1.5C selama 7 dasarian terakhir (70 hari), diikuti oleh dominasi aliran zonal angin timuran yang merepresentasikan penguatan angin pasat. Bagi Indonesia, La Nina yang terjadi pada periode awal musim hujan ini berpotensi meningkatkan jumlah curah hujan di sebagian besar wilayah. Dampak La Nina terhadap curah hujan di Indonesia tidak seragam, baik secara spasial maupun temporal, bergantung pada: musim/bulan, wilayah, dan kekuatan La Nina sendiri," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, dalam keterangannya, Minggu (18/10/2020).

BMKG memperkirakan hujan lebat berpotensi terjadi di sejumlah daerah di Indonesia pada 18-24 Oktober 2020. Hujan juga dapat disertai kilat dan anging kencang.

"Selain pengaruh sirkulasi angin monsun dan anomali iklim di Samudera Pasifik, penguatan curah hujan di Indonesia juga turut dipengaruhi oleh penjalaran gelombang atmosfer ekuator dari barat ke timur berupa gelombang MJO (Madden Julian Oscillation ) dan Kelvin, atau dari timur ke barat berupa gelombang Rossby. Hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya aktivitas MJO di atas wilayah Indonesia, yang merupakan kluster/kumpulan awan berpotensi hujan. Aktifitas La Nina dan MJO pada saat yang bersamaan ini dapat berkontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia," ujar Guswanto.

"Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan kondisi cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," imbuh Guswanto.

Berikut daerah yang berpotensi terjadi hujan lebat selama sepekan ke depan:

- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Riau
- Jambi
- Bengkulu
- Sumatera Selatan
- Kep. Bangka Belitung
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Selatan
- Maluku Utara
- Papua Barat
- Papua

Tonton juga 'BMKG: Puncak La Nina dan Musim Hujan Desember-Januari':

[Gambas:Video 20detik]

(knv/gbr)