Cerita Hari Terakhir Febri di KPK dan Slip Gaji dari Rakyat

Herianto Batubara - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 12:25 WIB
Foto slip gaji yang diunggah Febri Diansyah lewat akun Twitternya
Slip gaji yang diunggah Febri Diansyah lewat akun Twitter-nya (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Febri Diansyah, yang mundur dari KPK dan jabatannya sebagai Kabiro Humas KPK, menceritakan hari terakhirnya berpamitan dari institusi yang membesarkan namanya tersebut. Dia juga mengunggah foto slip gajinya dulu, yang ternyata cukup unik. Seperti apa?

Pada Sabtu pagi, Febri menyapa netizen lewat akun Twitter-nya @febridiansyah. Dia mengatakan, hari Sabtu ini adalah hari terakhirnya sebagai pegawai KPK. Dia bercerita mengenai kesibukannya pada hari libur.

"Mulailah saya menjalani tugas berbeda.... Bukan menguras kolam ternyata, tapi membersihkan sisa daun dari dahan mangga yang kemarin patah karena badai. Pohon yang sedang berbuah," cuit Febri.

Febri kemudian menarik mundur ceritanya pada Jumat, hari sebelumnya. Pada hari kerja terakhirnya di KPK, dia bertemu dengan sejumlah orang yang secara kebetulan atau sengaja masuk ke kantor, khususnya teman-temannya di bagian Humas, Wadah Pegawai KPK, dan lain-lain.

Foto slip gaji yang diunggah Febri Diansyah lewat akun TwitternyaFoto: dok. Istimewa

"Ada haru, pasti. Sedih, juga. Tapi harapan yang jauh lebih penting.... Saya percaya teman-teman Pegawai KPK akan terus bekerja sekuat-kuatnya," kata Febri.

Febri mengatakan percaya masa depan KPK memang berada di tangan pegawai KPK. Dengan catatan, masih ada independensi terhadap lembaga dan terhadap mereka yang bertugas. "Semoga hal ini tidak dihanguskan dan raib," cuit Febri.

"Tapi, kita yang di luar juga punya kewajiban menjaga KPK sebaik-baiknya," sambungnya.

Febri melanjutkan cuitannya. Masih pada hari yang sama, Jumat siang setelah salat Jumat, pimpinan KPK, menurut Febri, mengumpulkan pejabat struktural yang ada di kantor untuk silaturahmi. Di momen itu, Febri mengaku menyampaikan terima kasih atas segala pembelajaran yang dia terima di KPK. Dia juga berbagi cerita, termasuk soal faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi reputasi dan kepercayaan publik pada KPK.

Febri juga memaparkan, dari analisis pemberitaan dan media sosial, serta kombinasi review reputasi organisasi yang dilakukan Biro Humas KPK, terpotret harapan publik pada KPK. Ada 4 hal yang dijabarkan Febri, yakni:
1. KPK menangani kasus korupsi kakap (pelaku high level);
2. OTT (operasi tangkap tangan) yang dirindukan
3. Pencegahan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk sektor sumber daya alam.
4. Komunikasi yang utuh tak berjarak (tidak hanya formalitas dan seremonial) pada jejaring antikorupsi.

"Banyak hal lain lagi sebenarnya.. tapi saya khawatir konsentrasi menurun karena belum makan siang," seloroh Febri.

"Saya juga sampaikan: selama di KPK, Saya merasa menjadi manusia. Dengan segala pelaksanaan tugas & harapan agar yang dikerjakan bermanfaat bagi masyarakat.. Memang sejak awal di KPK, kami paham, menjadi Pegawai KPK bukan soal mencari penghasilan semata. Tapi sebagai manusia, saya juga punya kekurangan," sambungnya.

Dalam momen silaturahmi itu, Febri mengatakan mengajak semua untuk mengingat kembali bahwa KPK bukan hanya milik orang-orang yang menjabat di sana, namun milik masyarakat Indonesia. Karena itu pulalah KPK bertanggung jawab kepada publik. Apalagi undang-undang juga mengatur demikian.

Terakhir di cuitan bersambungnya, Febri juga menyampaikan tentang amplop slip gaji KPK yang dulu masih dikirimkan secara fisik ke pegawai KPK.

"Saya sampaikan juga tentang amplop slip gaji KPK yg dulu masih dikirimkan scr fisik pada seluruh Pegawai KPK. Di amplop ini tertulis: "PENGHASILANKU BERASAL DARI RAKYAT"," cuit Febri.

"Selamat bekerja, teman-teman di KPK.. Dengan segala cinta, sayang atau apa pun namanya yang membuat kita melewati hari ke hari di KPK selama ini," sambungnya menutup cuitan.

Lihat juga video 'Surat Cinta Febri Diansyah untuk KPK':

[Gambas:Video 20detik]



(hri/jbr)