Percepat Penanganan Pandemi, Kominfo Buka Ribuan Akses Internet RS-Puskesmas

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 20:26 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate terus melobi Apple agar aplikasi PeduliLindungi bisa tersedia di App Store.
Menkominfo Johnny G Plate (Screenshot)
Jakarta -

Menkominfo Johnny G Plate mengungkapkan, pihaknya terus mengupayakan membantu pelayanan kesehatan penanganan pandemi virus Corona (COVID-19). Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuka akses internet di ribuan fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

"Pemerintah berkomitmen untuk melakukan akselerasi penyediaan akses internet di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan prioritas yang perlu dilakukan untuk percepatan penanganan COVID-19," ujar Johnny G Plate dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Johnny menyebut ada 3 agenda utama yang tengah dilakukan Kominfo, yakni optimalisasi telekomunikasi antar dan intra-fasyankes. Kemudian peningkatan kualitas arus data fasyankes dan pemanfaatan aplikasi kesehatan berbasis digital, khususnya di daerah-daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

"Layanan akses internet ini akan mencakup rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang belum memiliki akses internet atau yang sudah tersedia, namun kualitasnya belum memadai," jelas Johnny.

Merujuk pada data Kementerian Kesehatan, terdapat 2.877 rumah sakit dan 10.134 Puskesmas di Indonesia per 31 Desember 2019. Dari total 13.011 fasyankes tersebut, BLU (Badan Layanan Umum) BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) Kominfo mengidentifikasi 3.126 fasyankes yang masih membutuhkan optimalisasi layanan internet.

"Dari 3.126 titik tersebut, di tahun 2019, BLU BAKTI Kominfo telah menyediakan akses internet di 226 titik fanyankes," sebut Johnny.

Sementara itu pada tahun 2020 ini, BLU BAKTI Kominfo bekerja sama dengan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) akan melakukan percepatan layanan internet di 2.192 fasyankes. Sedangkan 708 fasyankes sisanya akan diselesaikan pada kuartal I 2021 mendatang.

"Dengan demikian Kementerian Kominfo akan menuntaskan penyediaan akses internet di seluruh fasyankes pada kuartal I tahun 2021," tutur Johnny.

Dia menyebut, pihaknya berharap ketersediaan akses internet dapat mendukung program-program kesehatan masyarakat untuk jangka panjang. Menurut Johnny, hal itu termasuk dalam mendorong penurunan angka kematian ibu dan bayi, mencegah stunting, mendukung program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, dan peningkatan layanan kesehatan melalui telemedicine.

"Poin terakhir ini sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam Percepatan Transformasi Digital Nasional, sesuai dengan arahan Presiden Bapak Joko Widodo," ucapnya.

Johnny mengatakan Kominfo saat ini sedang menyusun Roadmap Indonesia Digital untuk merealisasikan arahan Presiden Jokowi tersebut. Salah satu program yang termuat dalam roadmap tersebut adalah peningkatan akses layanan kesehatan.

Beberapa inisiatif dalam Roadmap Indonesia Digital yang perlu diimplementasikan dalam sektor kesehatan hingga 2024, antara lain:
1. Perluasan jangkauan infrastruktur digital dalam mendukung layanan kesehatan melalui telehealth/telemedicine;
2. Penerapan registrasi kesehatan digital nasional, termasuk manajemen data dan health record;
3. Pengembangan hub dan ekosistem teknologi medis;
4. Penerapan analytics untuk manajemen penyakit (antara lain untuk meningkatkan akurasi diagnosa);
5. Perluasan pelacakan kontak; dan
6. Implementasi digitalisasi untuk mendorong hidup yang lebih sehat.

"Pemerintah juga terus melakukan peningkatan literasi digital dan penyiapan talenta digital untuk mendukung pemanfaatan teknologi di bidang kesehatan. Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, dan stakeholders terkait juga terus meningkatkan koordinasi dalam penyediaan aplikasi, platform, dan konten digital di sektor kesehatan," terang Johnny.

Kominfo berharap masyarakat di Indonesia dapat menikmati akses dan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan optimal dengan penyediaan akses internet yang merata. Johnny mengatakan, Kominfo juga memiliki visi bahwa transformasi digital dapat mendorong kreativitas dan inovasi baru di sektor kesehatan dengan didukung dengan adopsi teknologi baru dan penyiapan talenta digital.

"Marilah kita bersama-sama membangun dan mewujudkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, untuk kesehatan pulih dan ekonomi bangkit menuju Indonesia maju: Indonesia Sehat, Indonesia Kerja, Indonesia Tumbuh!" tutupnya.

(elz/dhn)