Pemprov Banten Anggarkan Dana buat Fly Over, Jembatan & Stadion

Abu Ubaidillah - detikNews
Senin, 12 Okt 2020 22:26 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan jembatan gantung yang menghubungkan jalur Palopo-Toraja Utara di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dan resmi difungsikan pada Jumat (25/9/2020).
Ilustrasi jembatan. Foto: Istimewa/Kementerian PUPR
Jakarta -

Gubernur Banten, Wahidin Halim menyebut APBD Tahun Anggaran (TA) 2021 milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan digelontorkan untuk pembangunan jembatan penghubung, jembatan layang atau fly over, hingga stadion.

Wahidin mengatakan salah satu yang menjadi fokus pembangunan adalah jembatan di selatan Banten, yakni jembatan Ciberang yang menghubungkan Cipanas dan Warungbanten. Kemudian ada juga jembatan Bogeg di Kota Serang.

"Menginformasikan kepada masyarakat bahwa untuk Jembatan Ciberang dari Cipanas ke Warungbanten, Kabupaten Lebak insyaallah sudah kami anggarkan. Kemarin sudah kami anggarkan karena COVID-19 kami anggarkan lagi. Insyaallah dimulai Januari 2021. Masyarakat mohon bersabar, itu anggaran murni dari APBD Provinsi Banten," ujar Wahidin dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2020).

Pembangunan stadion atau sport center di tahun 2021 juga akan dilanjutkan berdasarkan kesepakatan Pemprov Banten dan DPRD. Pembangunan ini berdasarkan Perda dan dilakukan secara tahun jamak atau multiyears. Ia mengatakan tahun 2022 Banten sudah punya stadion.

Untuk fly over, Wahidin menjanjikan akan dibangun di ruas jalan Jenderal Soedirman yang merupakan jalur arteri di Kota Serang dan merupakan pusat kota.

"Jadi tiga hal yang utama itu saya kira disamping penuhnya kegiatan lain yang akan terus kami lakukan," katanya.

Sementara itu, Kadis PUPR, M. Tranggono mengatakan untuk tahun ini tahapan pembangunan jalan layang baru pada tahap persiapan. Progress fisik tidak akan dilakukan tahun ini karena diperkirakan tidak akan cukup waktu.

Tranggono mengatakan tahap pengerjaan yang akan dilakukan pada tahun depan adalah pembebasan lahan untuk bangunan terdampak proyek. Untuk pembangunan fisik, Pemprov Banten akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR agar menyiapkan alokasi anggarannya di tahun 2021.

"Pembangunannya akan dilaksanakan secara multiyears," tandasnya.

(prf/ega)