DKI Balik ke PSBB Transisi, Ganjil-Genap Masih Belum Berlaku

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 11 Okt 2020 14:18 WIB
Direktur Lalu-lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Kebijakan ganjil-genap pun masih belum berlaku.

"Hasil koordinasi dengan kadishub, besok (ganjil-genap) masih ditiadakan," ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, ketika dihubungi, Minggu (11/10/2020).

Sambodo mengatakan salah satu pertimbangan ganjil-genap belum berlaku adalah penerapan PSBB. Sambodo belum mengetahui sampai kapan ganjil-genap akan ditiadakan.

"Belum tahu nanti kita lihat perkembangannya," imbuh Sambodo.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan PSBB transisi mulai besok (12/10). Kebijakan ini menggantikan PSBB ketat.

Keputusan ini diumumkan lewat keterangan tertulis di situs Pemprov DKI, Minggu (11/10). Pemprov DKI menyatakan adanya pelambatan kenaikan kasus positif dan kasus aktif meski masih terjadi peningkatan penularan.

"Melihat hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta memutuskan mengurangi kebijakan rem darurat secara bertahap dan memasuki Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi dengan ketentuan baru selama dua pekan ke depan, mulai tanggal 12-25 Oktober 2020," demikian bunyi keterangan tertulis dari Pemprov DKI.

(isa/dhn)