Soal Brigadir AF Todongkan Pistol ke Kapolsek, Propam: Masih Kita Cross-Check

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2020 16:44 WIB
ilustrasi penembakan
Ilustrasi pistol (Foto: Internet)
Jakarta -

Propam Polda Sulawesi Selatan mengungkapkan sejauh ini hanya informasi tentang Brigadir AF mabuk di kawasan Pantai Bira, Bulukumba, yang telah terbukti. Sedangkan laporan soal penodongan ke Kapolsek Bonto Bahari AKP Akbar Munir, masih didalami.

"Kalau mabuknya, iya mabuk. Kalau mabuk tidak bisa ditolerir. Tapi kalau masalah perusakan atau tidak, sampai penganiayaan dan todongkan senjata kepada Kapolsek, masih kita cross-check," kata Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Agoeng Adi Koerniawan kepada detikcom, Sabtu (10/10/2020).

Agoeng mengungkapkan telah memeriksa Kapolsek, Brigadir AF, pemilik kafe, hingga warga tahlilan yang rumahnya sempat disinggahi oleh Brigadir AF. Selain itu, Propam juga telah mengamankan senjata api milik Brigadir AF.

"Ada kita amankan senjata api, sudah kita sita milik A (Brigadir AF)," katanya.

Namun, menurut Agoeng, hasil pemeriksaan bisa saja berbeda dengan apa yang telah dilaporkan. Karena itu, dia tengah melakukan klarifikasi lebih lanjut.

"Makanya kita cross-check apakah benar kejadian demikian atau mungkin dibesar-besarkan, makanya kita cross-check," sambung Agoeng.

Brigadir AF telah ditahan di Program Polda Sulsel. Agoeng menyebut penahanan itu diperlukan untuk proses pemeriksaan.

Lebih lanjut Agoeng sempat mengomentari laporan bahwa Brigadir AF menghina pangkat Kapolsek cuma AKP. Menurut Agoeng, hal-hal seperti itu tak perlu dibesar-besarkan.

"Kalau misal ada yang bilang saya cuma pangkat kombes, ya memang. Ngapain baper, memang pangkatnya itu kok, riil-rill saja," tutur Agoeng.

Diketahui, aksi arogan Brigadir AF ini terjadi di kawasan Pantai Tanjung Bira, Sabtu (3/10). Dia awalnya mengobrak-abrik kafe di kawasan tersebut. Dia lalu menodongkan pistol ke AKP Akbar dan personel Polsek Bonto Bahari lainnya yang mencoba menenangkannya.

Tak hanya itu, Brigadir AF juga disebut menghina Kapolsek Bonto Bahari lantaran hanya berpangkat AKP. Beruntung, tak ada konfrontasi senjata api antara Brigadir AF dan Kapolsek Bonto Bahari serta anggotanya.

Namun Brigadir AF saat itu juga disebut pergi ke rumah warga yang sedang tahlilan karena istri meninggal. Brigadir AF disebut kembali mempertontonkan senjata api di rumah warga yang kedukaan tersebut.

(eva/eva)