Round-Up

3 Fakta Terungkap Usai Peneror Video Call Sex di Makassar Ditangkap

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 09 Okt 2020 06:08 WIB
Pria inisial KMA saat usai diamankan polisi karena melakukan teror video call sex ke sejumlah mahasiswi UIN Makassar
Pria berinisial KMA diamankan polisi karena melakukan teror video call sex ke sejumlah mahasiswi UIN Makassar. (Hermawan/detikcom)

Ditangkap di Bulukumba

Pelaku KMA telah ditangkap dan ditahan di Polda Sulawesi Selatan.

"Sudah diamankan," kata Kasubdit V Cyber Crime Polda Sulsel AKBP Jamaluddin saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (7/10/2020).

Jamaluddin mengatakan pelaku ditangkap di Kabupaten Bulukumba pada Selasa (6/10/2020) malam.

Polisi masih memeriksa KMA.

"Ditangkap di Bulukumba sesuai dengan hasil profiling," kata Jamaluddin.

Jamaluddin masih enggan berkomentar banyak. "Intinya sudah ditangkap, sudah ditahan dia," katanya.

Rekaman Video Disita

Rekaman video saat pelaku melakukan aksinya juga disita.

"Pelaku ditangkap berikut barang bukti HP. Rekaman video masih tersimpan di HP-nya," ujar Dirkrimsus Polda Sulsel Kombes Widony Fedri dalam pesan singkat kepada detikcom, Kamis (8/10/2020).

Polisi menangkap KMA di kediamannya di Kabupaten Bulukumba, Sulsel, pada Selasa (6/10). Pelaku ditangkap setelah polisi menggali keterangan korban serta melacak nomor ponsel yang dipakai untuk meneror korban.

"Kami melakukan penyelidikan, dan profiling pelaku. Kami deteksi di (wilayah) Bulukumba," jelasnya.

"Tanggal 6 (Selasa) pagi berangkat ke Bulukumba, penyelidikan tempat tinggal pelaku. Pelaku KMA, kelahiran 1994," tuturnya.

Widony menegaskan pelaku melakukan perbuatannya hanya sebatas pelecehan seksual melalui cyber, dan tidak pernah melakukan kekerasan kepada korban.

Beraksi Saat Sakit

Pria berinisial KMA ditangkap polisi karena melakukan teror video call sex (VCS) ke sejumlah mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

KMA diketahui melakukan aksi teror video call sex (VCS) ke sejumlah mahasiswi saat tengah dirawat karena sakit.

"Jadi saat dia teror video call sex dia sudah sakit," ujar Kasubdit V Cyber Crime Polda Sulsel AKBP Jamaluddin di kantornya, Kamis (8/10/2020).

Jamaluddin mengungkapkan, KMA diketahui mengalami sakit yang cukup parah akibat kecelakaan. Kakinya patah dan harus menjalani perawatan.

"Sudah lama kecelakaan karena sudah beberapa kali dioperasi. Dia terbaring di kamarnya saat ditangkap," tuturnya.

Polisi menduga KMA melakukan aksinya meneror video call sex mahasiswi UIN Makassar karena frustrasi akibat sakit yang diderita.

"Dia sambil sakit dia begitu, mungkin frustrasi atau apalah, dia anak muda," tuturnya.


(aan/dhn)