Round-Up

Politikus Pro Jokowi Bela Najwa Shihab yang Diadukan Relawan ke Polisi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 05:30 WIB
Host, Presenter,
Najwa Shihab / Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Aksi kelompok orang yang menamakan diri 'Relawan Jokowi Bersatu' mengadukan Najwa Shihab ke polisi justru balik diserang. Para politikus pro Jokowi ramai-ramai membela Najwa.

Seperti diketahui, Relawan Jokowi Bersatu mempersoalkan aksi Najwa Shihab mewawancara 'bangku kosong' yang dianggap seolah-olah Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam program 'Mata Najwa'. Mereka lalu mendatangi Polda Metro Jaya untuk mempolisikan Najwa.

Namun, laporan mereka ditolak. Polisi mengarahkan Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi Soembarto, untuk melapor ke Dewan Pers karena Najwa Shihab adalah seorang jurnalis, yang dilindungi oleh UU Pers.

Politikus dari parpol pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun angkat bicara. Mereka menilai pelaporan itu tidak diperlukan.

Berikut rangkumannya:

PKB

Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Abdul Kadir Karding menilai aksi Najwa mewawancarai bangku kosong merupakan bentuk kreativitas pers. Secara pribadi, Karding menilai tindakan Najwa masih dalam batas wajar. Dia tidak mempersoalkannya.

"Soal apa yang dilakukan Mbak Najwa, menurut saya sih, ya, secara pribadi, itu masih dalam batas-batas bagian dari kegiatan pers, yang masih memenuhi aturan dan kode etik pers. Walaupun tentu, nanti hasil akhir kita serahkan kepada penilaian Dewan Pers seperti apa," kata Karding.

Golkar

Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Meutya Hafid angkat bicara soal upaya pelaporan yang dilakukan Relawan Jokowi Bersatu atas Najwa Shihab. Meutya menilai pelaporan tersebut sebagai tindakan yang kurang kerjaan.

Meutya juga menilai para relawan tidak perlu membawa nama Jokowi saat hendak melaporkan Najwa Shihab. Ia mengimbau para relawan menggunakan nama pribadi.

"Saya ketika masa kampanye juga bagian Tim Kampanye Nasional Pak Jokowi. Jadi saya rasa jangan membawa nama Pak Jokowi dalam hal ini. Jika memang mau melapor ke Dewan Pers, silakan secara pribadi," tutur Meutya.

Simak video 'Dipolisikan Terkait Bangku Kosong Terawan, Najwa Shihab Buka Suara':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2