Round-Up

Babak Baru Penyerangan Ciracas Segera Antar Prada Ilham ke Meja Hijau

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 07 Okt 2020 20:05 WIB
Suasana pasca penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, (29/8/2020). Polsek Ciracas dikabarkan diserang oleh sejumlah orang tak dikenal pada Sabtu (29/8) dini hari. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.
Dokumentasi kerusakan di Mapolsek Ciracas (Asprilla Dwi Adha/Antara Foto)
Jakarta -

Perlahan tapi pasti, kasus tersangka Prada Muhammad Ilham (MI), oknum TNI yang menyebarkan berita bohong ke kawannya sehingga menyebabkan penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur, memasuki babak baru. Berkas Prada Ilham telah dilimpahkan ke pengadilan militer.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspomad) TNI AD, Letjen Dodik Widjanarko, mengungkapkan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) telah melimpahkan berkas perkara Prada Ilham ke pengadilan militer.

"Untuk proses penyidikan terhadap Prada MI sudah selesai dan berkas perkaranya sudah dikirimkan ke Otmil II-08 Jakarta pada hari Senin tanggal 28 September 2020," kata Dodik saat konferensi pers di gedung Puspomad, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2020).

Dodik mengatakan berkas Prada MI ini dikirimkan ke pengadilan militer berdasarkan surat Danpomdam Jaya nomor: B/1288/IX/2020 tanggal 28 September 2020. Menurut dia, Prada Ilham dijerat Pasal 14 ayat (1) Jo (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

"Berdasarkan surat Danpomdam Jaya nomor: B/1288/IX/2020 tanggal 28 September 2020 dengan penerapan Pasal 14 ayat (1) Jo (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana," tandas Dodik.

Dalam kesempatan yang sama, Wadanpuspom TNI Marsma TNI Joko Tri Kartono mengungkapkan ada penambahan jumlah tersangka dalam kasus Prada Ilham. Menurut Joko, tersangka bertambah 8 orang.

"Sehingga ada tambahan (total tersangka) dari 22 September lalu, sebanyak 8 tersangka," ujar Joko, yang tidak merinci tersangka baru dari satuan mana saja.

Dengan demikian, total tersangka kasus ini menjadi 74 orang. Selain itu, lanjut Joko, ada fakta baru yang terungkap dari hasil penyidikan kasus perusakan Polsek Ciracas.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3