1 Oknum AU Jadi Tersangka Perusakan Polsek Ciracas, Ini Penjelasan POM AU

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Rabu, 07 Okt 2020 16:12 WIB
Konferensi pers update penyerangan Polsek Ciracas, Rabu (7/10).
Konferensi pers update penyerangan Polsek Ciracas, Rabu (7/10). (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Dari total 74 tersangka dalam kasus perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), satu di antaranya dari TNI AU. Ketua Tim Penyidik Pom TNI AU Kolonel Cpm Sarante menerangkan pihaknya terus bekerja keras mengungkap sampai tuntas.

"Kami sama dengan Pom TNI Angkatan Darat, POM Angkatan Laut, bekerja keras untuk mengungkap siapa-siapa yang terlibat dalam perkara (perusakan Polsek Ciracas) tersebut. Namun sampai saat ini, sampai tanggal ini, kita sudah memeriksa 30 personel angkatan AU," ujar Sarante, saat konferensi pers di gedung Puspomad, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2020).

Selain memeriksa 30 personel TNI AU, Sarante menambahkan POM TNI AU telah memeriksa 4 personel TNI AD, 1 orang dari TNI AL, dan 1 petugas kepolisian. POM TNI AU juga telah memeriksa 7 warga sipil.

"Sehingga kami sudah memeriksa 43 personel," lanjutnya.

Dari penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan terhadap 43 saksi ini, Puspom TNI AU baru menetapkan 1 orang menjadi tersangka. Penetapan tersangka ini sesuai fakta yang ada di lapangan.

"Namun dari pemeriksaan personel sebagai saksi ini, sesuai fakta lapangan, dengan penerapan pasal yang kita terapkan, hanya 1 saksi, baru 1 saksi yang diduga terlibat dalam perkara perusakan maupun penganiayaan yang ada di Polsek Ciracas dan sekitarnya. Baru itu," jelasnya.

Dia pun mengatakan penyelidikan dan penyidikan masih dilakukan. TNI akan mengusut kasus ini sampai tuntas.

"Tetapi apabila nanti ada novum, ataupun fakta ataupun saksi lainnya menguatkan, bahwa ada personel lain yang terlibat, tentunya kita akan menyelesaikan untuk menuntaskan ini. Jadi kami sama, bekerja keras karena ini perintah dari pimpinan, Panglima TNI. Kita tidak main-main, kita bekerja pagi siang dan malam bersama-sama," beber Sarante.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Penyidik POM TNI AL Kolonel Budi menambahkan ada 10 oknum TNI AL yang ditetapkan menjadi tersangka dari kasus perusakan Polsek Ciracas. Dari 10 tersangka ini, berkas perkara 7 tersangka dari TNI AL telah dilimpahkan ke pengadilan militer.

"Memberikan informasi bahwa kami menangani 10 tersangka. Di mana 7 tersangka sudah kita dilimpahkan berkas perkaranya, dan 3 tersangka juga akan dilimpahkan berkas perkaranya. Sebagaimana diinfokan beliau dan para atasan, di angkatan laut dilaksanakan secara tegas, maksimal untuk menerapkan pasal-pasal sesuai untuk pidana perbuatan tersebut," terang Budi.

Sebelumnya, jumlah tersangka dalam kasus perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur, bertambah. Saat ini totalnya 74 tersangka.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspomad) TNI AD Letjen Dodik Widjanarko dalam pemaparannya mengatakan ada 106 prajurit TNI AD sudah diperiksa. Ada 63 prajurit TNI AD yang sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan.

"Ini khusus oknum TNI AD. Yang sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 106 personel, terdiri atas 45 satuan. Berkembang terus. Yang sudah dinaikkan statusnya menjadi tersangka dan ditahan sebanyak 63 personel, terdiri atas 33 satuan," ujar Letjen Dodik saat konferensi pers di gedung Puspomad, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (7/10).

Wadanpuspom TNI Marsma TNI Joko Tri Kartono mengatakan, dari pemeriksaan saksi-saksi, ada penambahan tersangka. Per hari ini Joko mengatakan tersangka bertambah delapan orang, tapi dia tidak merinci mereka dari satuan mana saja.

"Sehingga ada tambahan (total tersangka) dari 22 September lalu, sebanyak delapan tersangka," ucap Joko.

Pada Rabu (23/9) Mabes TNI melaporkan jumlah tersangka penyerangan Polsek Ciracas itu ada 66 tersangka. Oleh karena itu, bila ditotal secara keseluruhan, 66 ditambah 8 tersangka hari ini, jumlah oknum TNI yang menjadi tersangka dari kasus perusakan Polsek Ciracas ada 74 orang, yakni 63 dari TNI AD, 1 dari TNI AU, dan 10 dari TNI AL.

(idn/idn)