Bakal Calon Bupati Petahana Manokwari Selatan Sembuh dari COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 14:02 WIB
Poster
Ilustrasi virus COVID-19. (Edi Wahyono/detikcom)
Manokwari Selatan -

Bupati Manokwari Selatan, Papua Barat, Markus Waran, dinyatakan sembuh dari COVID-19. Dia sebelumnya menjalani isolasi mandiri selama beberapa pekan di kediamannya.

"Puji Tuhan, saya ucapkan terima kasih juga untuk tim kesehatan di Manokwari Selatan, di rumah sakit Provinsi Papua Barat dan Rumah Sakit Teluk Bintuni. Saya dinyatakan sembuh dari COVID-19 dan bisa melanjutkan tahapan pilkada," kata Markus saat hendak menjalani pemeriksaan kesehatan di Manokwari, Selasa (6/10/2020), seperti dilansir Antara.

Markus yang akan kembali bertarung pada Pilkada Serentak 2020 ini dinyatakan bebas dari COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) laboratorium rumah sakit Provinsi Papua Barat, serta RSUD Kabupaten Teluk Bintuni.

Dia menjelaskan, selama masa karantina ia menjalani pemeriksaan usap sebanyak tiga kali di RSU Papua Barat dan dua kali di RSUD Teluk Bintuni.

"Saat itu saya bersama pak wakil berinisiatif menjalani pemeriksaan swab di rumah sakit provinsi hasilnya positif pak wakil negatif. Petunjuk dokter saya harus menjalani isolasi dan itu saya lakukan selama 14 hari, mengonsumsi vitamin, menjaga daya tahan tubuh selama isolasi," katanya.

"Pada pemeriksaan kedua di rumah sakit provinsi hasilnya masih positif, lalu saya periksa swab ke RSUD Teluk Bintuni hasilnya pun positif. Beberapa hari berikutnya saya kembali lakukan pemeriksaan swab ke tiga di rumah sakit provinsi dan pemeriksaan swab kedua di RSUD Teluk Bintuni. Puji Tuhan hasil keluar hari Sabtu kemarin dan sama-sama negatif," ujarnya lagi.

Dengan begitu, Dia mengaku optimistis tahapan Pilkada Manokwari Selatan akan berjalan lancar setelah ia bersama pasangan menjalani pemeriksaan kesehatan secara lengkap di rumah sakit dr Azhar Zahir TNI Angkatan Laut.

"Hari ini saya menjalani pemeriksaan kesehatan. Kalau tidak ada halangan, KPU besok bisa melakukan penetapan calon dan tanggal 8 dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut," sebut Markus.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Manokwari, Adhe Ismawan, pada kesempatan terpisah menjelaskan pemeriksaan kesehatan bakal calon bupati dan wakil bupati ini akan berlangsung selama empat jam.

Selain pemeriksaan klinis, bakal calon juga akan menjalani sesi wawancara dari tim psikolog serta Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Tim total ada 14 orang, satu hari ini hasilnya sudah bisa diketahui, besok bisa keluar dan langsung kami serahkan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum)," katanya.

(idh/idh)