Round-Up

Annas Maamun Beraksi: Keluar Bui Gaungkan Pemekaran Provinsi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 06:45 WIB
Annas Maamun
Annas Maamun (Foto: Tya Eka)
Pekanbaru -

Mantan Gubernur Riau, Annas Maamun, beraksi. Usai keluar dari bui, Annas menggaungkan pemekaran Provinsi Riau Pesisir.

Annas terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Cibubur pada 2014. Annas ditangkap bersama Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Riau saat itu, Gulat Medali Emas Manurung.

Kasus yang menjerat Annas terus bergulir hingga ke pengadilan. Ada 3 dakwaan yang disampaikan KPK terhadap Annas, yakni:

1. Annas diduga menerima suap USD 166.100 dari Gulat Medali Emas Manurung terkait kepentingan memasukkan area kebun sawit dengan total luas 2.522 hektare di 3 kabupaten dengan perubahan luas bukan kawasan hutan di Provinsi Riau

2. Annas diduga menerima suap Rp 500 juta dari Edison Marudut melalui Gulat Medali Emas Manurung terkait dengan pengerjaan proyek untuk kepentingan perusahaan Edison Marudut di lingkungan Provinsi Riau

3. Annas diduga menerima suap Rp 3 miliar dari janji Rp 8 miliar (dalam bentuk mata uang dolar Singapura) dari Surya Darmadi melalui Suheri Terta untuk kepentingan memasukkan lahan milik sejumlah anak perusahaan PT Darmex Argo yang bergerak dalam usaha perkebunan kelapa sawit, dalam revisi usulan perubahan luas kawasan bukan hutan di Provinsi Riau.

Majelis hakim kemudian menyatakan Annas terbukti bersalah terkait kasus nomor 1 dan 2 dan dijatuhi vonis 6 tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan pada 24 Juni 2015. Hukuman Annas bertambah pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung menjadi 7 tahun penjara.

Annas sempat mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Grasi diberikan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 23/G Tahun 2019 pada Oktober 2019. Hukuman Annas yang tadinya 7 tahun penjara berkurang menjadi 6 tahun penjara.

Annas kemudian bebas dari penjara pada Senin (21/9). Usai bebas, Annas langsung beraksi menggaungkan isu pemekaran provinsi.

"Ini Provinsi Riau Pesisir jadi Pak, yakinlah. Saya targetkan tiga bulan lagi jadi Provinsi Riau Pesisir, betul Pak, sebab, saya kenal orang itu," kata Annas di rapat paripurna tersebut yang disambung dengan tepuk tangan.

Selanjutnya
Halaman
1 2