Ahmad Syaikhu Tegaskan PKS Tetap Oposisi, Golkar Ingatkan Kritik Konstruktif

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 06:42 WIB
Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzily.
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily (Foto: Zakia Liland Fajriani/detikcom)
Jakarta -

Presiden PKS yang baru, Ahmad Syaikhu menyatakan partainya tetap memilih sikap sebagai oposisi. Golkar menghormati sikap Syaikhu.

"Soal sikap PKS yang tetap menegaskan sikapnya untuk oposisi, kami menghormati sikap politik itu," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Senin (5/10/2020).

Ace menilai sikap PKS untuk tetap di pihak oposisi justru baik untuk membangun sistem demokrasi yang sehat. Namun, ia berharap PKS tetap mengedepankan semangat konstruktif dalam menyampaikan kritik.

"Saya berharap kritik terhadap Pemerintah itu didasarkan atas semangat yang konstruktif," ujarnya.

Tak lupa, ia menyampaikan selamat kepada Ahmad Syaikhu yang terpilih sebagai Presiden PKS masa khidmat 2020-2025. Ia yakin Ahmad Syaikhu akan objektif menilai jalannya pemerintahan.

"Saya tidak bisa menilai lebih jauh soal kepemimpinannya Pak Ahmad Syaikhu. Namun saya percaya bahwa Pak Syaikhu akan obyektif dalam menilai jalannya Pemerintahan ini," tuturnya.

Sebelumnya, PKS resmi mengumumkan susunan kepengurusan baru masa khidmat 2020-2025. Habib Salim Segaf Aljufrie terpilih lagi sebagai Ketua Majelis Syura (MS) PKS, sedangkan Ahmad Syaikhu ditunjuk sebagai Presiden PKS menggantikan Mohamad Sohibul Iman.

Proses pemilihan Pengurus PKS masa bakti 2020-2025 berlangsung pada sidang Musyawarah Majelis Syura PKS di Bandung, Senin (5/10/2020). Selain Ahmad Syaikhu jadi Presiden PKS, PKS juga menunjuk Habib Aboe Bakar Alhabsyi sebagai Sekertaris Jendral menggantikan Mustafa Kamal.

Setelah ditetapkan sebagai Presiden PKS, Ahmad Syaikhu berterima kasih Mohamad Sohibul Iman. Ia juga berbicara posisi partai saat ini.

"Sikap politik PKS tetap istiqomah bersama rakyat menjadi kekuatan oposisi mengawal dan mengawasi jalannya roda pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Meskipun PKS di luar pemerintahan, PKS berkomitmen menjadi partai yang siap turun tangan menyelesaikan berbagai permasalahan yang membebani rakyat. PKS akan hadir sebagai bagian dari solusi bukan bagian dari masalah," kata Syaikhu.

(ibh/idn)