Round-Up

Pengakuan Mengejutkan Vanessa Angel Konsumsi Xanax di Sel Tahanan

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 21:34 WIB
Vanessa Angel memberikan keterangan dalam lanjutan sidang kepemilikan pil xanax di PN Jakbar. Vanessa mengaku mengkonsumsi pil xanax di sel tahanan di Surabaya.
Vanessa Angel saat menjalani persidangan terkait kepemilikan psikotropika (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)

Lebih lanjut, Vanessa menceritakan bagaimana dirinya mendapatkan pil xanax tersebut. Vanessa mengaku membeli 15 pil xanax di sebuah apotek di Surabaya, Jawa Timur. Pegawai apotek bersedia memberikan pil xanax itu dengan syarat foto bareng Vanessa.

Berbekal resep dokter RS Puri Cinere, Vanessa membeli obat di salah satu apotek di Surabaya pada 15 Januari 2019.

"Jadi saya menunjukkan resep itu ke pegawai apotek nya terus dia bilang 'oh mbak ini resep Jakarta, kalau (resep dibuat) di Jakarta, ya nggak bisa ditebus di Surabaya," kata Vanessa.

Vanessa pun melobi pegawai apotek tersebut. Ia menyebut saat itu ia mengidap penyakit asam lambung dan insomnia.

"Jadi saya menunjukkan resep itu ke pegawai apotek nya terus dia bilang 'oh mbak ini resep Jakarta, kalau (resep dibuat) di Jakarta, ya nggak bisa ditebus di Surabaya," kata Vanessa.

"Saya nggak bisa tidur, karena asam lambung saya, mungkin mbaknya juga melihat saya di berita ya (saya diberitakan) stres atau gimana," sebut Vanessa.

Vanessa menyebut pegawai apotek itu tetap tak mau menerima resep itu. Namun, tiba-tiba pegawai itu bersedia memberikan pil xanax dengan syarat Vanessa juga bersedia foto bareng dengan pegawai itu.

"Jadi saudari beli pil xanax tanpa resep ya?" ujar hakim"(Vanessa menirukan suara pegawai apotek) 'Rata-rata nggak mau terima resep ini, tapi kalau butuh banget, jadi saya kasih deh, tapi saya minta foto ya'. Pegawainya minta foto sama saya, jadi ngefans sama saya," tutur Vanessa.

"Iya, tapi saya bawa resep (dokter RS Puri Cinere)," balas Vanessa.

Vanessa tidak mengingat secara pasti nama apoteknya. Beberapa obat yang dibeli di apotek Surabaya itu sudah diminumnya.

"Sudah," lanjutnya.

Halaman

(aan/dhn)