Annas Maamun Bicara Provinsi Baru, Pemprov Riau: Itu Pendapat Pribadi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 12:07 WIB
Annas Maamun
Anaas Maamun (Tya Eka/detikcom)
Pekanbaru -

Mantan Gubernur Riau, Annas Maamun, mendengungkan wacana pembentukan Provinsi Riau Pesisir. Pemprov Riau menilai wacana pembentukan provinsi baru tersebut hanya pendapat pribadi Annas.

Wacana pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini awalnya disampaikan Annas dalam rapat paripurna DPRD Rokan Hilir (Rohil), Minggu (4/10/2020). Bahkan Annas meyakini pemerintah pusat akan menyetujuinya.

"Ini Provinsi Riau Pesisir jadi Pak, yakinlah. Saya target kan tiga bulan lagi jadi Provinsi Riau Pesisir, betul Pak, sebab, saya kenal orang itu," kata Annas dalam rapat paripurna, sebagaimana video yang dilihat detikcom, Senin (5/10/2020).

Annas juga mengaku telah berbicara dengan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengenai rencana pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini.

"Saya jumpa dengan Pak Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan, waktu saya mau pulang sini (ke Riau) saya jumpa (Moeldoko). Tolong Pak, 'insyaallah Pak'," ucap Annas.

Pemprov Riau kemudian merespons pernyataan Annas. Sekda Riau Yan Prana Jaya menyebut pembentukan Provinsi Riau Pesisir hanya pendapat pribadi Annas.

"Riau Pesisir itu kan omongan Pak Annas, bukan omongan kita. Ya itu kan hanya pendapat pribadi (Annas Maamun). Ya sindrom-sindrom (post power syndrome)," kata Yan Prana kepada detikcom, terpisah.

Menurut Yan Prana, saat ini Pemprov Riau lebih fokus dalam membangun infrastruktur untuk dapat menghubungkan keseluruhan wilayah kabupaten hingga ke provinsi tetangga. Dia mencontohkan, saat ini pemerintah pusat bersama Pemprov Riau telah membangun jalan tol yang menghubungkan Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km.

"Nah, Pekanbaru-Dumai kan telah menyambung. Nanti, kita akan menyambung lagi Pekanbaru-Rengat-Jambi. Sudah itu nanti Rantau Prapat (Sumut) ke Dumai, Pekanbaru ke Bangkinang nyambung ke Pangkalan (Sumbar). Nah, tinggal saja nanti interchange jalan-jalan tol yang dibangun itu dia menuju ke kawasan industri, kawasan pertanian, kawasan pariwisata yang ada di Riau," papar Yan Prana.

Simak juga video 'Zulkifli Hasan Penuhi Panggilan KPK':

[Gambas:Video 20detik]



Yan Prana menilai kemungkinan pemekaran provinsi tidak ada. Namun dia mengakui wacana pembentukan Provinsi Riau Pesisir memang sudah ada sebelumnya.

"Jadi rasanya tidak ada kemungkinan untuk itu (pemekaran). Dulu, wacana itu kan ketika dia (wilayah) tidak bisa disambung, sekarang sudah bisa disambung, ngapain lagi (bentuk provinsi baru). Dulu, kira-kira cerita itu (pemekaran) ada perhatian lah dari pemerintah pusat. Nah, sekarang kan pemerintah pusat telah memberikan perhatian kepada Riau," kata Yan Prana.

Dia menuturkan Pemprov Riau saat ini tengah menggagas rencana pembangunan akses untuk menghubungkan wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti ke Pekanbaru. Pemprov Riau akan membangun jembatan yang menghubungkan wilayah kepulauan ke daratan Sumatera.

"Itu kan kaitannya dalam rangka itu (pembangunan infrastruktur di Riau), akan coba kita selesaikan merangkai pulau, berarti kan semuanya telah terselesaikan. Kenapa waktu itu ada gagasan Riau Pesisir, itu semua supaya ada perhatian Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat lebih kuat lagi memperhatikan infrastruktur. Nah, sekarang kan Pak Jokowi sudah bagus nih, sudah dibangun infrastruktur. Jadi itu kan (wacana Riau Pesisir) hanya pendapat Pak Annas saja," terang Yan Prana.

(cha/zak)