Jokowi: Ubah Kebijakan Belanja Pertahanan Jadi Investasi Pertahanan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 09:50 WIB
Presiden Jokowi, 26 Agustus 2020, dalam acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi. (Dok YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi (Dok. YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan TNI harus menguasai lompatan teknologi terkini untuk mengubah kebijakan belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan. Jokowi menyebut, dengan kebijakan investasi, TNI akan mampu mewujudkan kekuatan perang modern.

"Untuk menguasai lompatan teknologi militer terkini, kita harus bersungguh-sungguh untuk mengubah kebijakan kita dari kebijakan belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan," kata Jokowi dalam upacara peringatan HUT ke-75 TNI di Istana Merdeka, Senin (5/10/2020).

Jokowi mengatakan kebijakan investasi ini harus berfikir jangka panjang. Serta dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

"Kebijakan investasi pertahanan itu berfikir jangka panjang yang dirancang sistematis dan dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan," jelasnya.

Jokowi juga berpesan agar investasi dilakukan secara terencana, sehingga TNI akan menjadi kekuatan perang modern yang mengikuti perkembangan teknologi.

"Hanya melalui investasi pertahanan jangka panjang yang terencana, TNI akan mampu menjadi kekuatan perang modern yang mengikuti perkembangan teknologi termaju," sebut Jokowi.

Selain itu, Jokowi menekankan transformasi organisasi dan teknologi harus didukung oleh personel TNI yang kokoh. Baik dalam melakukan tugas perang atau operasi militer selain perang.

"Transformasi organisasi dan transformasi teknologi tersebut harus didukung oleh personel yang kokoh. Baik yang menghadapi tugas operasi militer untuk perang maupun untuk tugas-tugas operasi militer selain perang," kata dia.

(lir/imk)