RUU Ciptaker Disetujui, Ketua Komisi I: Koneksi Digital Akan Lebih Cepat

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 09:24 WIB
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Ciptaker) telah disetujui Badan Legislasi DPR dan pemerintah. Beleid tersebut selanjutnya akan disahkan menjadi Undang-Undang (UU) dalam Rapat Paripurna DPR.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengapresiasi hal itu. Menurutnya RUU Ciptaker mampu menjawab tantangan kekinian melalui kemudahan aturan dalam membangun infrastruktur digital di berbagai sektor.

"Di antaranya didorongnya skema infrastructure sharing di mana para pelaku usaha dapat membangun kerja sama dalam pembangunan maupun pemanfaatan infrastruktur pasif," ujar Meutya dalam keterangannya, Senin (5/10/2020).

Ia menuturkan salah satu pasal yang disepakati dalam Cipta Kerja mengatur pelaku usaha yang memiliki infrastruktur pasif yang dapat digunakan untuk keperluan telekomunikasi. Wajib membuka akses pemanfaatan infrastruktur pasif dimaksud kepada penyelenggara telekomunikasi dan agar pembangunan dilakukan secara efisien.

Menurut Meutya ini sejalan dengan semangat Komisi I untuk mendorong percepatan digitalisasi baik dari sisi infrastruktur kesiapan perangkat dan kesiapan sumber daya manusia.

"Dengan tata kelola infrastruktur dan frekuensi yang diatur oleh Cipta Kerja kita berarti melakukan efisiensi terhadap infrastruktur telekomunikasi, dengan demikian tentu pada akhirnya diharapkan dua hal, pertama biaya komunikasi data yang lebih murah, kedua biaya akses komunikasi yang lebih merata dari sabang sampai merauke. Dengan demikian transformasi digital menuju masyarakat berbasis informasi atau information based society akan lebih mudah tercapai," jelas Meutya.

Meutya berharap kemajuan di bidang teknologi informasi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya ekonomi berbasis digital. Dalam antisipasi dampak pandemi COVID-19 UMKM-UMKM digital perlu didorong.

"Insyaallah dengan aturan terkait digital yang termaktub dalam Cipta Kerja, koneksi digital akan lebih cepat, murah, merata," pungkasnya.

(prf/ega)