Round-Up

Jerinx Buka Suara Usai Bercumbu dengan Nora

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 21:30 WIB
Jerinx SID di Polda Bali usai mengikuti sidang online.
Jerinx SID di Polda Bali setelah mengikuti sidang online. (Angga Riza/detikcom)
Jakarta -

Terdakwa kasus ujaran kebencian melalui posting-an 'IDI kacung WHO', I Gede Ari Astina atau Jerinx, buka-bukaan soal video dirinya bercumbu dengan istrinya, Nora Alexandra, di mobil tahanan. Drummer Supermen is Dead (SID) itu mengaku sudah mengantongi izin jaksa.

Jerinx menegaskan bahwa dia adalah manusia, bukan robot.

"Kami sudah berjanji susah senang akan tetap berdua. Jadi terima kasih Jaksa Agus dan Jaksa Eka sudah mengedepankan nurani. Kita semua ini sama sama manusia, kita bukan robot. Hati nurani kita bisa sesekali situasi seperti itu," kata Jerinx kepada wartawan di Polda Bali, Kamis (1/10/2020).

Jerinx mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Bali karena mengizinkan dia dan Nora berduaan di mobil tahanan. Menurut Jerinx, kebersamaannya dengan Nora hanya 3 menit.

"Di kesempatan kali ini saya ingin berterima kasih sekaligus mengklarifikasi. Saya ingin berterima kasih kepada Kejaksaan Bali yang sudah mengizinkan yang ketika sidang kemarin, mengizinkan istri saya tersayang untuk menemani saya selama 3 menit, dicatat 3 menit di dalam mobil tahanan dari sini menuju ke rutan ya," ujar Jerinx.

Jerinx mengaku dirinya yang mengajak istrinya masuk ke mobil tahanan. Dia juga mengaku sudah meminta izin kepada jaksa.

"Itu kronologinya itu, saya yang mengajak istri saya masuk. Lalu istri saya minta izin kepada jaksa Eka dan jaksa Agus, dan mereka mengizinkan atas hati nurani jadi mereka. Mengizinkan dan akhirnya untuk pengambilan video dan di dalam mobil tahanan itu memang keinginan saya agar kenang-kenangan kepada anak cucu kami ya," ungkap Jerinx.

Hal senada disampaikan artis Nora Alexandra. Nora menyatakan dirinya dan Jerinx susah-senang berdua. "Kami susah-senang berdua," kata Nora.

Nora mem-posting video bermesraan dengan suaminya, Jerinx SID, di dalam mobil tahanan. Menurut Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, hal itu menyalahi etika dan dianggap melanggar SOP.

"Ya yang bermesraan dalam tahanan maksudnya etika. Tadi sudah saya tegur itu biar jangan nge-post yang gitu-gitu, nggak enak kita. Ke depan sebagai koreksi saya untuk mengenai dirinya," kata Kasipidum Kejari Denpasar Eka Widanta saat dihubungi detikcom, Selasa (29/9/2020).

Lebih lanjut Eka menjelaskan bahwa bertemu dengan tahanan tidaklah melanggar prosedur. Namun posting-an video yang mengandung kemesraan tersebut dinilai melanggar etika.

(aan/idn)