Doni Monardo Gandeng PWI Pusat Tangkal Hoax Terkait Corona

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 19:52 WIB
Surabaya - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pusat akan membantu penanganan kasus Corona di Jatim. Khususnya di 7 wilayah yang masuk zona merah.
Foto: Faiq Azmi/detikcom
Jakarta -

Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo akan menggandeng ribuan wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Hal itu guna mengkampanyekan penyebaran informasi terkait perubahan perilaku.

"Satgas bersama dengan PWI bekerja sama untuk melibatkan sebanyak 5.800 wartawan dari seluruh provinsi, para wartawan akan bertugas dalam penyampaian pesan positif dan faktual terkait perubahan perilaku terkait pandemi COVID-19," kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo, dalam keterangannya saat hadir dalam Webinar Mappilu PWI Kamis (1/10/2020).

Doni mengatakan tak hanya menggaungkan program perubahan perilaku. Para wartawan juga diminta terlibat langsung dalam upaya mengubah perilaku masyarakat melalui pesan-pesan positif. Serta mencegah beredarnya informasi dan berita hoax terkait Corona.

"Kemudian tugasnya adalah melakukan program untuk perubahan perilaku dan juga menangkal berita-berita yang tidak benar, di tengah-tengah masyarakat," kata Doni.

Doni menuturkan 5.800 wartawan ini diharapkan menjadi bagian dari #satgascovid-19.

"Teman-teman media nanti, yang bergabung dalam Satgas ini, bisa menyampaikan pesan yang positif," ucap Doni dalam Webinar yang disaksikan ratusan anggota PWI dari berbagai daerah.

Sebelumnya, pemerintah terus menggalakkan kampanye perubahan perilaku di masa pandemi virus Corona (COVID-19). Salah satunya sosialisasi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 melalui transportasi umum.

"Bapak presiden tadi menekankan agar transportasi publik ini juga diimbau memasang protokol kesehatan di kendaraan, baik itu truk, angkutan umum, angkutan kota, bus, taksi dan kendaraan lainnya," ungkap Doni.

Selain Doni, webinar ini menghadirkan para pembicara, antara lain Menkopolhukam Mahfud Md, Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin, Komisioner KPU yang membidangi Divisi Sosialisasi & Parmas I Dewa Wiarsa Raka Sandi, dari Dewan Pers, dan wartawan budaya Yusuf Susilo Hartono.

(yld/bar)