Dubes RI Pede Ikut Menyanyi dan Menari di Ultah Arab Saudi

Sudrajat - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 19:29 WIB
Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel
Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel (Foto: Dok. KBRI Riyadh)
Jakarta -

Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menjadi salah satu tamu kehormatan dalam perayaan ulang tahun (Yaum Watani Saudi) ke-90 negara tersebut. Pada acara yang digelar di "Digital City (al-Madinah al-Raqmiyyah) di Riyadh, itu dia didaulat untuk ikut menyanyi dan menari tradisional Ardah Najdiyyah.

"Beruntung saya pernah membaca lirik dan syair folklore tarian rakyat kebanggaan para raja Arab Saudi tersebut ketika nyantri di Futuhiyyah Mranggen dulu," kata Agus saat berbincang dengan detik.com melalui telepon, Kamis petang (1/10/2020).

Dia mengaku membaca untaian lirik-lirik Ardah Najdiyyah di majalah bulanan "al-Tadhamun al-Islamiy" yang diterbitkan oleh Kementerian Haji dan Wakaf pada 1980-an. Dalam video yang diperlihatkan, Agus terlihat percaya diri melantunkan syair-syair berbahasa Arab sambil memegang sebilah pedang bersama tujuh penari Saudi.

Ada saatnya memang dia terdiam seperti tak sepenuhnya hapal lagu tersebut. Toh begitu untuk menyiasatinya dia tetap berlenggak-lenggok bersama para penari lain. Menurut Agus, lirik pengiring tari yang biasanya digelar kolosal itu memang terdiri dari 10 bait. Dia hanya hafal lima bait pertama syair ciptaan Abdurrahman bin Shufyan yang lahir pada 1918. "Ya lumayan lah, mas. Saya nekad saja "mbengok" di situ," ujarnya tertawa.

Selain hapal sebagian, yang membuatnya cukup percaya diri untuk tampi adalah style dan genre lirik lagu memakai bahasa "slank" dan bukan "fusha". Dengan begitu pengucapannya tidak perlu pakai kaidah Jurumiyyah, Imriti ataupun Alfiyyah Ibn Malik. "Tidak perlu ribet-ribet pakai ilmu i'rab atau ilmu saraf tasrifan yang merupakan keniscayaan ilmu para santri," ujarnya.

(jat/jat)