Jadi Kaki Tangan Napi LP Cipinang, Pengedar Sabu Dihukum Seumur Hidup

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 15:36 WIB
Ilustrasi narkoba/ ilustrasi sabu, ilustrasi barang bukti sabu
Foto Ilustrasi Narkoba (Ari/detikcom)
Jakarta -

Warga Sukabumi, Jawa Barat, Irsan Maulana (28), dihukum penjara seumur hidup. Irsan menjadi kaki tangan narapidana LP Cipinang, Emon, untuk menyelundupkan 20 kg sabu dari Malaysia-Jakarta.

Hal itu tertuang dalam Putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang dikutip detikcom, Jumat (1/10/2020). Emon adalah narapidana yang sedang menghuni LP Cipinang dengan hukuman seumur hidup karena kasus narkoba.

Pada September 2019, Emon menerima telepon untuk dimintai bantuan mengkoordinasi impor sabu dari Malaysia. Emon, yang sedang meringkuk di balik sel, menyanggupinya. Emon kemudian menelepon komplotannya yang masih ada di luar penjara untuk mengambil sabu dari Malaysia, salah satunya Irsan.

Komplotan itu kemudian menyelundupkan 20 kg sabu dari Malaysia ke Indonesia lewat jalur Pekanbaru. Gerombolan itu ditangkap tim Polda Metro Jaya. Irsan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum.

Pada 14 Juli 2020, PN Jaktim hanya menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Irsan. Duduk sebagai ketua majelis TM Limbong dengan anggota Muarif dan Khadwanto. Jaksa mengajukan banding dan dikabulkan.

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Irsan Maulana alias Acah bin Sapari oleh karena itu dengan pidana penjara selama seumur hidup," ujar majelis yang diketuai Pontas Efendi dengan anggota Artha Theresia dan Sujatmiko.

Selanjutnya
Halaman
1 2