Apartemen Steril COVID-19 Digalakkan demi Cegah Penularan Corona

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 13:21 WIB
Apartemen bebas COVID-19
Peresmian apartemen bebas COVID-19 (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Beragam cara dilakukan demi menekan angka penularan virus Corona baru (COVID-19) di banyak lingkungan masyarakat. Protokol kesehatan yang ketat menjadi acuan.

Hari ini Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara yang diwakili Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko meresmikan program Apartemen Ancol Mansion Menolak COVID-19. Sudjarwoko menyebut program itu patut dicontoh apartemen-apartemen lainnya.

"Program ini merupakan program dari pemerintah pusat yang kita teruskan sampai ke bawah. Kita berharap program ini bisa dilakukan apartemen-apartemen lain atau hotel lain di Jakut. Tujuannya cuma satu, untuk menekan penyebaran virus COVID-19 sehingga masyarakat yang terpapar bisa berkurang dan tidak ada lagi," ucap Sudjarwoko di Ancol Mansion, Jalan Pasir Putih II, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (1/10/2020).

Tampak pula dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, Dandim 0502/ Jakarta Utara Kolonel Inf Roynald Sumendap, dan pejabat struktural lainnya. Peresmian ini ditandai dengan dipakaikannya rompi satuan tugas (satgas) COVID-19 ke tiga petugas apartemen.

"Pagi ini saya bersama Forkopimko Jakarta Utara, Pak Dandim dan Wakil Wali Kota, me-launching Apartemen Ancol Mansion sebagai salah satu tempat yang steril atau bisa dikatakan bersih dari COVID-19, dengan beberapa prosedur yang kita terapkan, terutama masalah 3 M, (yaitu) menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker," kata Sudjarwoko.

Sudjarwoko mengatakan ada beberapa kriteria mengapa Apartemen Ancol Mansion dipilih menjadi tempat hunian bebas COVID-19. Salah satunya, kata dia, adalah orang luar tidak bisa seenaknya keluar-masuk apartemen ini.

"Contohnya apabila ada kiriman barang ya, ada kiriman makanan dari ojol, itu petugasnya ojol tidak boleh masuk bawa makanan ke area apartemen, hanya sampai di depan gerbang saja. Di sana paket makanan tersebut dibersihkan dengan disinfektan lalu diambil oleh security baru dibawa masuk," ucap Sudjarwoko.

(dhn/dhn)