Jampidum Fadil Zumhana Sambangi Bareskrim Polri, Ada Apa?

Kadek Melda L - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 11:51 WIB
Jampidum Kejagung Fadil Zumhana menyambangi Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (1/10/2020).
Jampidum Kejagung Fadil Zumhana menyambangi Bareskrim Polri. (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana menyambangi Bareskrim Polri. Kedatangan Fadil disambut Direktur Tindak Pidana Umum Brigjen Ferdy Sambo.

Pantauan detikcom, Fadil tiba di lobi Bareskrim, Kamis (1/10/2020), sekitar pukul 10.15 WIB. Fadil mengenakan baju kemeja putih lengan panjang dan celana hitam.

Fadil didampingi beberapa orang jaksa. Mereka langsung masuk menuju lift.

Ferdy menuturkan kedatangan Fadil ke Bareskrim untuk kepentingan gelar perkara kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Ferdy menyampaikan tim penyidik akan melakukan gelar perkara bersama jaksa yang sudah ditunjuk.

"Penyidik ekspose kasus kebakaran bersama jaksa yang ditunjuk sesuai P16," kata Ferdy saat dimintai konfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (1/10/2020).

Untuk diketahui, tim penyidik Bareskrim Polri akan memeriksa empat orang saksi terkait kebakaran gedung utama Kejagung hari ini. Salah satu yang diperiksa ialah pejabat Kejagung.

"Pejabat tinggi Kejagung, PNS Kejagung, PNS Kemendag, penjual Top Cleaner," ujar Ferdy.

Pemeriksaan berlangsung hari ini pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, tim penyidik bersama jaksa peneliti akan melaksanakan gelar perkara.

"Rencana Jampidum dan tim jaksa. Selanjutnya melakukan ekspose, gelar perkara, dengan jaksa peneliti (P16)," ujarnya.

Sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri juga telah memeriksa kembali saksi kasus kebakaran gedung Kejagung. Saksi yang diperiksa adalah seorang petugas cleaning service.

"Penyidik juga hari ini sedang melakukan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap seorang saksi tentunya ini untuk melengkapi pemberkasan terkait dengan kasus dimaksud," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (30/9).

"Status yang bersangkutan (saksi) seorang cleaning service," sambungnya.

Kebakaran di gedung Kejagung terjadi pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 18.15 WIB. Api disebut berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian, yang kemudian menjalar ke seluruh gedung utama Kejaksaan Agung.

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo pun menyebut adanya dugaan unsur pidana yang dilakukan terkait kebakaran tersebut. Karena itu, Bareskrim Polri akan segera memeriksa sejumlah saksi untuk penetapan tersangka.

Sejauh ini, 131 saksi sudah diperiksa atas peristiwa tersebut. Sumber api diduga berasal dari open flame atau nyala api terbuka.

(zak/zak)