Round-Up

Pinangki di Pusaran Kasus Dugaan Jerinx Hina IDI

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 07:46 WIB
I Gede Ari Astina alias Jerinx SID (Angga Riza/detikcom)
Foto: I Gede Ari Astina alias Jerinx SID (Angga Riza/detikcom)
Jakarta -

Asa I Gede Ari Astina alias Jerinx 'SID' meminta sidang tatap muka tak pernah padam. Kali ini nama jaksa Pinangki Sirna Malasari disebut-sebut saat sidang kasus dugaan ujaran kebencian melalui posting-an 'IDI Kacung WHO'. Ada apa?

Sidang dengan terdakwa Jerinx awalnya secara online itu disiarkan lewat channel YouTube PN Denpasar, Selasa (29/9/2020). Jerinx yang memakai kaus hitam tampak menyangkutkan maskernya di dagu.

Agenda sidang pembacaan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dalam perkara ujaran kebencian melalui posting-an 'IDI kacung WHO'.

Dalam persidangan, pihak Jerinx menyinggung sidang Jaksa Pinangki Sirna Malasari yang dilakukan secara tatap muka.

"Kami tim pembela tetap bermohon agar persidangan bisa dilakukan secara offline, khususnya nanti sekiranya putusan sela memutuskan persidangan dilanjutkan, maka persidangan untuk proses pembuktian diadakan secara offline," kata salah satu tim penasihat hukum Jerinx dalam sidang online yang disiarkan akun YouTube PN Denpasar, Selasa (29/9/2020).

Tim kuasa hukum mengatakan status Jakarta saat ini zona merah COVID-19 dan diterapkan PSBB. Dalam kondisi itu, sidang Pinangki digelar offline.

"Karena kita mendapatkan satu contoh yang baik di PN Jakarta Pusat dalam kondisi PSBB di Jakarta status merah, persidangan atas nama Pinangki dilakukan secara offline sesuai dengan SEMA Nomor 1 Tahun 2020. Jadi kami sampaikan persidangan bisa dilakukan secara offline," ujarnya.

Atas permohonan itu, Ketua majelis hakim Adyana Dewi mengatakan akan berembuk terkait usulan tim penasihat hukum tersebut. Namun sementara ini, sidang selanjutnya akan tetap dilakukan online.

"Tentang usul Saudara tersebut majelis akan bermusyawarah terlebih dahulu. Namun tetap untuk tanggapan atau pendapat JPU terhadap eksepsi yang diajukan terdakwa atau penasihat hukum kita untuk sementara masih melakukan sidang secara online," kata Adyana Dewi dalam sidang.

Tim penasihat hukum juga menanyakan soal permohonan penangguhan penahanan atau setidak-tidaknya peralihan status tahanan kota kepada Jerinx. Majelis hakim menjawab akan mempertimbangkannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2