Round-Up

Alasan Klasik Sejoli Ngaku 'Tante-Keponakan' Usai Terciduk Bermesraan

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 06:45 WIB
Polrestabes Palembang menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di salah satu hotel. Ada empat pasangan bukan suami-istri yang diamankan dari lokasi. (Foto: dok. Istimewa)
Foto: Polrestabes Palembang menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di salah satu hotel. Ada empat pasangan bukan suami-istri yang diamankan dari lokasi. (Foto: dok. Istimewa)

Terkait status tante dan keponakan, polisi menemukan fakta lain. Sejoli AI dan DD ternyata tak punya hubungan keluarga.

"Ada satu pasangan mengaku katanya dia tante dan keponakan, atau bibi. Tetapi kita cek bukan, dan ini kami data untuk dibina," kata Sonny.

Hal senada ditegaskan Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji. Dia mengatakan AI dan DD dipastikan bukan tante dan keponakan setelah diperiksa lebih lanjut di Polrestabes Palembang.

Kedua orang itu dan tiga pasangan lain yang terjaring razia akan diproses dan diberi sanksi tindak pidana ringan (tipiring). Keduanya dipulangkan sembari menunggu proses persidangan.

"Semua sudah didata, nanti akan diproses sidang oleh hakim. Namanya tindak pidana ringan," kata Anom.

Dia mengatakan banyak alasan yang kerap disampaikan petugas ketika sejoli terjaring razia. Alasan tante dan keponakan jadi alasan klasik yang sering dipakai saat terkena razia. Ada juga yang beralasan suka sama suka.

"Kita itu giat rutin hampir setiap malam di penginapan, kos, dan titik-titik rawan. Jadi alasan ngaku keponakan, keluarga, itu kita sudah sering dengar," kata Anom.

Dia mengatakan mayoritas pasangan yang terjaring operasi pekat masih berusia muda. Prihatin atas kondisi tersebut, pihak Polrestabes Palembang akan terus menggelar razia.

Alasan-alasan tersebut dipakai untuk mengelabui petugas. Alasan keponakan dan tante dipakai agar tidak diciduk petugas yang datang.

"Alasan semua itu. Ketika dia tidak dalam ikatan perkawinan yang sah, jadi pidana. Tapi kalau dia diatur dalam pernikahan, itu berzina. Termasuk mengelabui petugas bilang ponakan dengan tante," tutur Anom.

Halaman

(jbr/idh)