Dana Awal Kampanye Pilwalkot Cilegon, Paslon Independen Paling Besar

M Iqbal - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 12:01 WIB
Pengundian nomor urut paslon Pilwalkot Cilegon
Paslon Pilwalkot Cilegon saat mengambil nomor urut. (M Iqbal/detikcom)
Cilegon -

Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Cilegon sudah melaporkan dana awal kampanye ke KPU Kota Cilegon. Laporan dana awal kampanye paling besar datang dari pasangan calon (paslon) independen Ali Mujahidin (Mumu)-Firman Mutakin.

Dilihat dari laman resmi KPU, empat pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Cilegon sudah melaporkan dana awal kampanye. Paslon independen melaporkan dana awal kampanye paling besar dan paslon yang diusung Partai Berkarya-PKS melaporkan dana paling kecil.

Berikut ini rincian laporan dana awal kampanye pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Cilegon 2020 berdasarkan nomor urut:

1. Ali Mujahidin (Mumu)-Firman Mutakin melaporkan dana awal kampanye sebesar Rp 500.000.000.

2. Ratu Ati Marliati-Sokhidin melaporkan dana awal kampanye Rp 1.000.000.

3. Iye Iman Rohiman-Awab melaporkan dana awal kampanye Rp 5.000.000.

4. Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta melaporkan dana kampanye Rp 500.000.

Mumu-Firman maju Pilwalkot Cilegon melalui jalur independen. Pasangan ini satu-satunya calon kepala daerah di Banten dari jalur independen yang lolos dan bertarung di Pilwakot Cilegon. Mumu-Firman mendapat nomor urut 1 pada pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Cilegon 2020.

Ratu Ati Marliati-Sokhidin diusung 4 partai, yakni Golkar, Gerindra, NasDem, dan PKB. Pasangan petahana ini mendapat nomor urut 2 pada Pilwalkot Cilegon.

Pasangan nomor urut 3, Iye Iman Rohiman-Awab, diusung 3 partai, yakni PAN, PPP, dan Demokrat. Pasangan ini kolaborasi antara pengusaha dan mantan Kasat Intel Polres Cilegon.

Sementara itu, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta mendapat nomor 4, yang diusung Partai Berkarya dan PKS. Helldy-Sanuji melaporkan dana kampanye paling sedikit di antara ketiga rivalnya.

(mae/mae)