Round-Up

Akhir Kasus Penghinaan Ahok Berujung Pencabutan Laporan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 07:00 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Ahok resmi cabut laporan soal pencemaran nama baik pada Senin 28 September. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Dengan adanya pencabutan laporan tersebut, polisi akan segera menerbitkan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, sebelum kasus itu dihentikan, penyidik akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu.

"Dibuatkan berita acara pencabutan, kemudian digelarkan dulu bersama Wasidik (pengawas penyidik) Krimsus (kriminal khusus) baru setelah itu dihentikan," kata Yusri dihubungi wartawan, Senin (28/9/2020).

Kasus itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 17 Mei 2020 lalu. Ahok melaporkan kedua tersangka karena melakukan pencemaran nama baik terhadap dirinya dan keluarganya di media sosial.

Kedua tersangka kemudian ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Selama penyidikan kasus, keduanya tidak ditahan polisi dan dikenai wajib lapor.

Kedua tersangka mengaku sebagai fans dari Veronica Tan, mantan istri Ahok. Kedua tersangka mengaku mencemarkan nama baik Ahok karena merasa bernasib sama dengan Veronica Tan yang menjadi single parent.

Halaman

(mei/mei)