Gubernur Gorontalo: Isolasi Mandiri OTG COVID Tak Efektif, Harus Karantina

Tim detikcom - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 22:35 WIB
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Ajis/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menilai isolasi mandiri untuk pasien COVID-19 untuk kategori orang tanpa gejala (OTG) tidak efektif. Menurutnya OTG Corona harus dikarantina di tempat yang disediakan Pemprov.

"Kemarin sempat kami sepakati untuk karantina mandiri, tapi ini tidak efektif. Dia OTG, tetap keluar ke mana-mana bawa virus dan berpotensi menularkan ke orang lain. Makanya saya putuskan kemarin harus dikarantina dan itu tanggung jawab pemerintah," kata Rusli, seperti dikutip Antara, Senin (28/9/2020).

Dia meminta jajaran Pemprov, Pemkab, hingga Pemkot melaksanakan karantina OTG Corona di wilayah masing-masing. Karantina yang dilakukan pemda diharapkan bisa meningkatkan kesembuhan.

"Karantina tanggung jawab pemerintah bisa kita awasi. Obat dan makanan semuanya ada. Ada tim medis juga yang merawat," jelas dia.

Tak hanya untuk memisahkan pasien positif, karantina di lokasi yang disiapkan pemda juga terjamin dari segi obat-obatan dan makanan bergizi. Per 20 September, Gorontalo masuk peringkat dua dengan persentase tingkat kesembuhan tertinggi di Indonesia.

Gorontalo mencatat persentase 87,19 persen angka kesembuhan. Sementara Maluku Utara 89,71 persen. Lalu Kalimantan Utara 86,09 persen, Kepulauan Bangka Belitung 84,89 persen, dan Sulawesi Utara 83,51 persen. Total pasien sejak 20 Maret hingga 28 September 2020 sebanyak 2.659 kasus dengan rincian 337 orang dirawat, 76 orang meninggal, dan 2.246 orang sembuh.

(idn/jbr)