Penjelasan Marinir Ikut Jaga Ustaz Abdul Somad Saat Ceramah

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 14:18 WIB
Korps Marinir TNI angkatan Laut merayakan hari jadinya yang ke-68 tahun di markas komando Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2013). Berbagai atraksi ditampilkan prajurit Marinir dalam perayaan HUT ini.
Foto Ilustrasi Prajurit Marinir (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Jajaran TNI, termasuk prajurit marinir, ikut menjaga Ustaz Abdul Somad (UAS) saat mengisi ceramah di Lampung. Marinir menegaskan pihaknya ikut menjaga UAS sebagai bagian dari Satgas Penanganan COVID-19 agar protokol kesehatan dijalankan dalam acara tersebut.

"Dijaga oleh Gugus Tugas COVID-19, di antaranya adalah dari kepolisian, Polisi Militer, dan dari anggota Kodim, termasuk kita. Gabungan itu," ujar Kadispen Korps Marinir Letkol Mar Gugun Saeful Rachman kepada detikcom, Senin (28/9/2020).

Kegiatan dakwah UAS berlangsung pada Jumat (25/9/2020) sore. Dalam tangkapan layar posting-an di Instagram, terlihat beberapa prajurit marinir mengelilingi UAS yang sedang berceramah.

Gugun menegaskan kehadiran prajurit marinir untuk mendisiplinkan pendengar ceramah UAS yang hadir di lokasi. Aturan protokol kesehatan harus dijaga karena pandemi Corona masih ada.

"Kalau kumpul-kumpul nggak ada jarak gimana. Intinya protokol kesehatan," sebut Gugun.

Gugun membantah prajurit TNI menjaga UAS sebagai bentuk keamanan menyusul peristiwa penusukan ulama Syekh Ali Jaber saat sedang berceramah beberapa waktu lalu. "Nggak, aman. Yang penting, yang paling bahaya itu kesehatan. Itu yang paling utama," tuturnya.

Gugun kembali menegaskan kehadiran marinir sebagai bagian dari Gugus Tugas COVID-19 yang memang selalu melakukan patroli di daerah masing-masing.

"Jadi itu Gugus Tugas COVID-19 terdiri dari unsur kepolisian, dari Kodim, dari Polisi Militer, dan dari marinir TNI AL," tegas Gugun.

Ustaz Abdul SomadUstaz Abdul Somad (Foto: Instagram)

Sebelumnya diberitakan, beredar tangkapan layar posting-an di Instagram yang menerangkan Ustaz Abdul Somad (UAS) dijaga anggota TNI saat sedang mengisi ceramah di Lampung. Polda Lampung mengatakan penjagaan oleh TNI dilakukan karena kebetulan kegiatan ini atas undangan TNI.

"Memang kebetulan salah satu dari TNI mengundang beliau juga. Jadi sekalian jalan, itu sebenarnya ada undangan dari TNI AL, yaitu di daerah Pesawaran. Jadi sekalian jalan mereka bersinergi membantu Polri," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/9).

Pandra menyampaikan ada lima lokasi objek di Lampung yang akan didatangi UAS untuk berceramah. Menurutnya, penjagaan itu juga merupakan sebuah bentuk upaya perlindungan dari TNI-Polri kepada para penceramah setelah ulama Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal. Selain itu, dikatakan Pandra, penjagaan ini sejalan dengan Maklumat Kapolri Nomor 3 Tahun 2020 untuk mendisiplinkan dan mencegah terjadinya kerumunan dalam setiap kegiatan.

"Sekaligus (penjagaan pendakwah setelah peristiwa penusukan Syekh Ali Jaber). Dulu kan juga gitu waktu Syekh Ali Jaber kan juga gitu (dijaga). Jadi peranan dari Gugus Tugas juga di situ, untuk jangan sampai orang berkumpul. Kita menerapkan apa yang menjadi Maklumat Kapolri. Jadi unsur TNI dan Polri setiap ada keramaian masyarakat itu harus ada upaya pendisiplinan," ungkapnya.

Simak video 'UAS Ceramah Dijaga TNI di Lampung, Ini Penjelasannya':

[Gambas:Video 20detik]



(elz/tor)