Round-Up

Tudingan Politis di Balik PSBB Ketat ala Anies

Tim detikcom - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 07:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Facebook Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Facebook Pemprov DKI Jakarta)

Anies pun dibela Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta. Tudingan Gembong itu dinilai berlebihan.

"Saya apresiasi kritik dan sekaligus saran Pak Gembong. Namun, jika dikatakan berbau politis dan cari panggung sepertinya berlebihan," kata anggota F-Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif, kepada wartawan, Minggu (27/9).

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, SyarifWakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Syarif. (Arief/detikcom)

Syarif mengatakan tuduhan yang dialamatkan Gembong itu tidak berdasar. Pasalnya, penerapan PSBB ketat di DKI dinilai sudah sesuai dengan fakta yang ada.

"Tidak mendasar tuduhan itu, karena kebijakan PSBB ketat yang diperpanjang itu didasarkan pada data dan fakta," tegasnya.

Syarif pun memuji kebijakan PSBB ketat yang diklaim menurunkan angka kasus aktif Corona di DKI Jakarta. Menurutnya, langkah Anies memberlakukan PSBB ketat sudah tepat.

"Kita patut apresiasi kebijakan PSBB ketat selama 12 hari berjalan ada dampaknya nyata. Sudah tepat ya (kebijakan PSBB ketat)," ujar Syarif.

Halaman

(azr/imk)