Round-up

Tour of Duty Eks Tim Mawar Bikin Janji Jokowi Disorot

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 27 Sep 2020 07:02 WIB
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto saat memasuki ruang rapat terbatas.
Foto ilustrasi Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo, foto diambil sebelum pandemi COVID-19. (Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Kelompok pemerhati hak asasi manusia (HAM) mengkritik keputusan mengangkat dua mantan anggota Tim Mawar untuk menjadi anak buah Prabowo. Janji Presiden Jokowi untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM masa lalu ikut kena sorot.

Kelompok itu adalah organisasi non-pemerintah lintas negara, Amnesty International. Kelompok ini keberatan dengan dua mantan anggota Tim Mawar yang diangkat menjadi anak buah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Dua eks Tim Mawar itu adalah Brigadir Jenderal TNI Dadang Hendrayudha dan Brigjen TNI Yulius Selvanus. Brigjen Dadang diangkat jadi Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, sedangkan Brigjen TNI Yulius ditunjuk jadi Kepala Badan Instalasi Strategis Pertahanan Kemhan.

Pengangkatan keduanya berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 166/TPA Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Pertahanan. Keppres itu diteken Presiden Jokowi pada 23 September 2020.

Sebagaimana diketahui, Tim Mawar adalah kelompok yang dikabarkan menculik para aktivis di era reformasi. Ada 11 personel Tim Mawar yang diadili secara militer.

Berdasarkan putusan perkara No. PUT.25-16/K-AD/MMT-II/IV/1999 yang ditampilkan di situs Kontras, Brigjen Dadang Hendrayudha dan Brigjen Yulius Selvanus termasuk 2 dari 11 anggota tim mawar yang dijatuhi hukuman.

"Dengan langkah Menhan tersebut, Presiden Jokowi dan DPR RI akan semakin dinilai melanggar janjinya, terutama dalam mengusut kasus penculikan aktivis dan penghilangan paksa serta pelanggaran HAM masa lalu di negara ini," kata Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, JUmat (25/9).

Tonton juga 'Eks Komandan: Tim Mawar Sudah Bubar Sejak 1999!':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2