Polri Panggil Dua Kasubag Kejagung soal Kebakaran Gedung Utama

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 16:58 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono. (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri mengirim surat panggilan kepada Kepala Sub-Bagian (Kasubag) Paminfo dan Kasubag Produksi Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini. Kedua kasubag ini dipanggil sebagai saksi perkara kebakaran Gedung Utama Kejagung.

"Hari ini penyidik telah mengirimkan surat panggilan kepada Kasubag Paminfo dan Kasubag Produksi Kejaksaan Agung untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2020).

Awi menjelaskan, pada Kamis (24/9), Bareskrim Polri memeriksa sejumlah saksi dan ahli. Selain itu, Bareskrim tengah menyusun konstruksi hukum dalam penyidikan kasus ini.

"Menyusun konstruksi hukum dalam penyidikan kasus kebakaran ini," tutur Awi.

Awi mengatakan penyidik juga memeriksa pihak pabrik pembuat lift di gedung Kejagung. "Penyidik juga melakukan koordinasi dengan pabrik pembuat lift di gedung utama, yakni PT Mitsubishi Electric," ucap Awi.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo menjelaskan total ada 13 saksi dan ahli yang diperiksa kemarin. Ketiga belasnya terdiri atas 7 saksi dan 6 ahli.

"Hari Kamis (24/09) pukul 13.00 WIB, tim penyidik gabungan Polri kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung memeriksa tujuh orang saksi, terdiri dari pihak swasta, pekerja, cleaning service, ASN, dan jaksa di Kejaksaan Agung," kata Ferdy dalam keterangannya.

Sementara itu, ada 6 ahli yang dimintai keterangan dalam pemeriksaan. Ahli-ahli yang dihadirkan merupakan ahli Puslabfor, ahli kebakaran, dan ahli hukum pidana.

"Enam orang ahli terdiri dari ahli Puslabfor, ahli kebakaran dari IPB dan UI, serta ahli hukum pidana dari UI, Usakti, dan UMJ," ujar Ferdy.

(aud/aud)