Polisi: Banyak Warga Pekanbaru Abaikan Protokol Kesehatan Corona

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 14:06 WIB
Petugas gabungan menggelar Operasi Yustisi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (24/09/2020). Warga yang melanggar dihukum mengecat trotoar.
Ilustrasi Operasi Yustisi (Rengga Sancaya/detikcom)
Pekanbaru -

Polresta Pekanbaru menggelar operasi yustisi protokol kesehatan COVID-19. Polisi menyebut masih ada warga yang diberikan sanksi membersihkan jalan karena tak patuhi protokol kesehatan.

Operasi yustisi digelar di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Riau, Jumat (25/9/2020). Dalam operasi ini masih banyak ditemukan warga yang mengabaikan protokol kesehatan, yaitu mereka tidak menggunakan masker.

"Masih adanya masyarakat yang tidak disiplin dan tidak menggunakan masker saat operasi yustisi Polresta dilaksanakan secara gabungan," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya kepada wartawan.

Operasi yustisi digelar dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona khususnya di Pekanbaru. Diharapkan peran serta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Tim di lapangan masih banyak menjumpai warga yang abai akan protokol kesehatan. Operasi ini kita bertujuan ingin meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan untuk mematuhi protokol kesehatan," kata Nandang.

Bagi masyarakat yang masih melanggar protokol kesehatan COVID-19, sambung Nandang, akan diberi sanksi. Seperti sanksi administratif dan sanksi yang sudah diatur oleh peraturan Wali Kota dan aturan Gubernur Riau.

"Warga yang terjaring operasi yustisi kita berikan sanksi berupa membuat pernyataan dan kerja sosial (menyapu jalan) kemudian diberikan masker bagi yang tidak ada masker," kata Nandang.

(cha/zap)