Round-Up

Suara Pedagang dari Pasar Cempaka Putih Jakpus yang Kini Hangus

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 22:11 WIB
Kebakaran terjadi di Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus). Para pedagang pun sibuk mengevakuasi barang dagangan mereka, Kamis (24/9).
Pedagang Pasar Cempaka Putih mengevakuasi barang dari kebakaran. (Rengga Sancaya/detikcom)

Sementara itu, pedagang tahu di Pasar Cempaka Putih, Munir (35), mengaku melihat api yang membakar pasar merembet dengan cepat. Dia pun langsung berlari ke luar pasar usai diberi tahu ada kebakaran.

"Awalnya (pukul) 09.30 WIB saya lagi duduk-duduk aja di warung, tahu-tahu lampu (listrik) mati. Di belakang ada kabar, 'ada kebakaran di belakang, ada api', saya lihat api sudah gede. Api sudah gede saya lari ke depan lagi, 'ayo-ayo ke depan aja, nggak ketolong ini (barang-barang) api sudah gede banget. APAR sudah nggak sanggup buat padamin. Itu dari blokan ayam potong'," ucap Munir.

Api berhasil padam sekitar pukul 11.00 WIB. Usai api padam, puluhan petugas damkar melakukan proses pendinginan. Pendinginan dilakukan di pinggir dan dalam pasar dengan menyemprotkan air ke tiap ruko dan puing-puing.

Pendinginan dilakukan di pinggir dan dalam pasar dengan menyemprotkan air ke tiap ruko dan puing-puing. Seluruh genteng Pasar Cempaka Putih ambruk dan jatuh ke dalam ruko dan lantai. Puing-puing pun berserakan di pinggir dan dalam pasar.

Ada kayu-kayu, pecahan genteng, kardus-kardus, gas elpiji, dan barang dagangan lainnya yang terbakar. Semua barang yang terbakar tampak hangus dan menjadi arang.

Pedagang Pasar Cempaka Putih mengais di tumpukan puing sisa kebakaranPedagang Pasar Cempaka Putih mengais di tumpukan puing sisa kebakaran. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)

Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal menyatakan total 672 ruko di Pasar Cempaka Putih yang hangus terbakar. Kebakaran diduga akibat ledakan gas elpiji di salah satu lapak pedagang ayam. Api kemudian merembet ke ruko-ruko lainnya.

"Itu kan kios yang terbakar ada 672. Luas area (yang terbakar) 3.000 m2," ujar Asril.

Asril menyatakan tak ada korban jiwa maupun luka akibat kebakaran ini. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai miliaran rupiah. Untuk memadamkan Pasar Cempaka Putih, sekitar 120 personel diturunkan.

"Alhamdulillah tidak ada (korban jiwa)," kata Asril.

Setelah lokasi aman dari api, pedagang mencari barang-barang yang masih bisa dipakai. Sejumlah pedagang mengais barang-barangnya bermodalkan sekop kecil, besi panjang, potongan kayu, atau bahkan tangan kosong, mereka menggali puing-puing untuk mencari barang dagangan mereka.

"Ini saya cari timbangan tapi nggak nemu-nemu," ucap salah satu pedagang sambil menggali puing sisa kebakaran dengan tangan kosong.

Dari pencarian ini, ada orang yang mengambil daging ayam dan sapi dari lapaknya untuk dipindahkan. Barang lainnya, seperti timbangan, gelas, piring, dan benda lainnya, yang ditemukan dalam kondisi baik langsung dipindahkan dari ruko untuk dievakuasi.

Beberapa orang yang telah mengevakuasi barangnya ini langsung memindahkannya dengan memakai mobil pikap. Puing-puing bekas kebakaran terlihat berserakan di lantai.

Tim pemadam kebakaran meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran juga menyebabkan sebuah motor terbakar. Kerangkanya tampak tergeletak di puing-puing sisa kebakaran. Kebakaran juga menyisakan kabel listrik di pinggir pasar menjadi semrawut.

Halaman

(elz/dhn)