Pimpinan KPK soal Pengunduran Diri Febri Diansyah: Kami Kehilangan

Kadek Melda - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 21:01 WIB
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengundurkan diri dari KPK. Menanggapi itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan KPK merasa kehilangan.

"Saya merasa kehilangan dan KPK sebenarnya juga merasa kehilangan," kata Nurul Ghufron kepada wartawan, Kamis (24/9/2020).

Ghufron juga menyampaikan Febri sudah menemui dirinya untuk menyampaikan soal pengunduran diri tersebut. Dia pun mengaku menghormati keputusan yang telah diambil Febri itu.

"Karena bagaimanapun Mas Febri bagian dari KPK yang telah turut mengawal dan membesarkan KPK, namun kami menghormati keputusannya," lanjutnya.

Ghufron berharap Febri tetap dapat berkontribusi untuk memberantas korupsi di Indonesia. Dikatakan Ghufron, meski Febri tak lagi di KPK, tetap bersatu di titik yang sama.

"Dan saya tetap berharap walau yang bersangkutan di luar KPK, akan tetap bersatu di titik pemberantasan korupsi di Indonesia," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Febri Diansyah mengundurkan diri dari KPK. Dia meninggalkan jabatan sebagai Kabiro Humas KPK.

"Ya, dengan segala kecintaan saya pada KPK, saya pamit," kata Febri kepada wartawan, Kamis (24/9).

Dari surat pengunduran diri yang diperoleh detikcom, Febri diketahui telah mengajukan pengunduran diri sejak 18 September 2020. Surat pengunduran diri Febri Diansyah itu ditujukan kepada pimpinan KPK, Sekjen KPK, dan Kepala Biro SDM KPK.

Febri mengatakan kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK. Kondisi itu membuat dia akhirnya memutuskan mundur.

"Kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK. Setelah menjalani situasi baru tersebut selama sekitar sebelas bulan, saya memutuskan jalan ini, memilih untuk mengajukan pengunduran diri dari institusi yang sangat saya cintai, KPK," ungkapnya.

(ibh/idn)