Mayat Ibu dan Anak Ditemukan Tergeletak di Sebuah Rumah di Pontianak

Adi Saputro - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 13:55 WIB
Penemuan dua mayat perempuan di Pontianak
Penemuan dua mayat perempuan di Pontianak. (Adi Saputro/detikcom)
Pontianak -

Warga Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Kalimantan Barat, dihebohkan oleh temuan mayat dua orang perempuan, Umi (39) dan Geby (19). Kedua korban diketahui berstatus sebagai ibu dan anak itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya.

Diduga kedua mayat tersebut adalah korban pembunuhan dan diperkirakan sudah meninggal tiga hari sebelum di temukan, Rabu malam (23/9). Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin menyebutkan kasus ini masih dalam penyelidikan.

"Masih dalam penyelidikan," kata Komarudin saat dihubungi, Kamis (24/9/2020).

Rekan korban, Dina mengatakan Umi adalah orang yang baik. Namun dia menyebut korban pernah menceritakan situasi rumah tangganya.

"Baik orangnya, tidak ada musuh. Sebulan sudah tak pernah kontak lagi, nomor teleponnya sering tidak aktif. Terakhir cerita Mbak Umi hanya cerita soal keretakan hubungan rumah tangganya," ungkap Dina, Kamis (24/9).

Dina mengaku jarang bertemu dengan suami korban, namun Dina sangat dekat dengan korban Umi dan anak perempuannya, Geby, yang berstatus mahasiswi.

"Saya sering main ke rumahnya, begitu juga Mbak Umi semasa gadis juga sering main ke rumah. Anaknya bernama Geby," terang Dina.

Dina mengatakan, pada Minggu (20/9) lalu, dia masih berkunjung ke warung yang sekaligus menjadi rumah korban. Dia menyebut sejak Senin (21/9) warung korban tidak pernah dibuka hingga korban ditemukan tewas.

"Pas malam minggu masih ke warung korban, beli mi instan. Minggu warung masih buka, setelah Senin tak pernah buka, Keseharian korban jarang berkomunikasi dengan warga, Minggu terlihat menyapu halaman rumahnya setelah itu warungnya tutup," ujarnya.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti awal di lokasi kejadian. Sejumlah barang bukti diamankan di lokasi berupa pakaian, sandal, dan sejumlah senjata tajam. Suami korban juga belum diketahui keberadaannya. Dan saat ini polisi masih mengejar suami korban yang diduga bersembunyi ke luar kota.

Dua jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Soedarso, Pontianak. Selanjutnya jenazah akan diautopsi.

(lir/lir)