Bertambah 46, Pegawai Pabrik Epson Bekasi yang Positif Corona Jadi 398

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 11:04 WIB
COVID-19 named by WHO for Novel coronavirus NCP concept. Doctor or lab technician in PPE suit holding blood sample with novel (new) coronavirus  in Wuhan, Hubei Province, China, medical and healthcare
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Pornpak Khunatorn)
Kabupaten Bekasi -

Pegawai pabrik Epson, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang terpapar virus Corona (COVID-19) bertambah sebanyak 46 orang. Kini, total pegawai yang terkonfirmasi positif Corona jadi 398.

"(Total) 398," ujar Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, lewat pesan singkat, Kamis (24/9/2020).

Namun, jumlah pasien Corona itu bisa saja bertambah. Pasalnya, kata Alamsyah, sejumlah hasil swab belum keluar.

"Masih (ada hasil swab yang belum keluar)," imbuhnya.

Pihak Pemkab Bekasi masih melakukan tracing terhadap para pegawai Epson. Pelacakan hingga ke keluarga pegawai Epson.

Kini pabrik menghentikan operasionalnya. Pabrik tutup hingga awal Oktober mendatang.

Pegawai yang dinyatakan positif kini diisolasi. Ada yang diisolasi di rumah sakit rujukan COVID-19, ada pula yang diisolasi di rumah masing-masing

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita merespons penyebaran virus Corona yang menyerang ratusan pegawai pabrik Epson di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Menurut Agus, penyebaran itu terjadi di luar pabrik, bukan di dalam pabrik.

"Itu akumulatif. Ya tentu memang kebanyakan penyebaran yang ada di klaster industri, kita tidak bisa mengatakan klaster industri, karena sumber dari penyebaran itu di luar dari pabrik itu sendiri," kata Agus ketika ditemui usai menghadiri rapat kerja (Raker) dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Agus menuturkan, penyebaran itu kemungkinan besar terjadi di sarana transportasi yang digunakan para pegawai, ataupun di tempat tinggal para pegawai.

(isa/lir)