Diimbau Swab Cegah COVID-19 Klaster Kantor, Baru 3 Anggota DPRD Maluku Ikut

Muslimin Abbas - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 10:51 WIB
Kantor DPRD Maluku.
Kantor DPRD Maluku (Muslimin Abbas/detikcom)
Ambon -

Seluruh ASN dan pegawai kontrak serta wartawan yang bertugas di kantor DPRD Maluku menjalani tes swab hari ini. Tes swab itu bertujuan mencegah penyebaran virus COVID-19 di perkantoran. Pimpinan Dewan dan anggota Dewan akan diagendakan tersendiri untuk menjalani swab.

Sekwan DPRD Maluku Bodewin Wattimena mengatakan swab di kantor DPRD Maluku sudah memasuki tahap kedua yang seharusnya dilakukan pada Rabu (23/9/2020). Namun, karena ada kendala, tes baru dilakukan hari ini, Kamis (24/9).

"Jadi tahap pertama telah dilaksanakan pada tanggal 17, yang diikuti 80 orang, mestinya jadwal tahap kedua kemarin tanggal 23. Tetapi, karena ada kendala teknis, maka diundur ke hari ini, kita harapkan di hari ini sesuai data yang kita miliki setidak-tidaknya ada sekitar 66 pegawai ASB, pegawai kontrak serta teman-teman yang mengikuti swab ini," kata Bodewin di kantor DPRD.

Bodewin menjelaskan, untuk tahap pertama hanya 3 anggota DPRD Maluku yang menjalani swab. Ke depan, akan diagendakan tersendiri untuk pimpinan dan anggota Dewan untuk menjalani swab.

"Anggota DPRD di tahap pertama yang kemarin ada 3 orang yang ikut, jadi untuk anggota DPRD kita sifat mengimbau kita harapkan supaya untuk kebaikan bersama mereka juga ada bersama dengan kita melakukan swab. Kalaupun tidak, nanti di agenda tersendiri untuk pimpinan dan anggota DPRD," ujarnya.

Untuk swab di tahap pertama yang diikuti 80 orang hasilnya belum diterima dari Dinas Kesehatan Maluku. Tahap pertama dan kedua totalnya yang mengikuti swab berjumlah 146.

"Sampai dengan hari ini hasil tahap pertama belum keluar kita masih menunggu dari dinas kesehatan untuk menyampaikan hasilnya kepada kami. Yang mengikuti swab tahap pertama kita jadwalkan 68 orang yang mengikuti 80 nah hari ini jadwalkan untuk 66 orang totalnya 100 lebih nanti tahap ketiga lagi karena kita bagi tiga tahap karena terlalu banyak yang beraktivitas di kantor ini," ujarnya.

Swab di Kantor DPRD Maluku merupakan kebijakan Gubernur Maluku Murad Ismail. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di klaster perkantoran dan diharapkan semua pegawai bebas dari COVID-19.

(idh/idh)