Round-Up

Tampilan Beda Pinangki di Sidang Perdana

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 21:15 WIB
Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/9/2020). Dia didakwa menerima suap USD 500 ribu dari USD 1 juta yang dijanjikan oleh Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.
Foto: Muhammad Adimaja/Antara Foto
Jakarta -

Jaksa Pinangki Sirna Malasari menghadiri sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, terkait kasus suap Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Ada yang berbeda dari tampilan Pinangki.

Pinangki memasuki ruang sidang di PN Tipikor Jakarta Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (23/9/2020), sekitar pukul 10.00 WIB. Pinangki tampak berbaju gamis berwarna pink.

Selaras dengan rompinya, ia mengenakan hijab berwarna pink. Pinangki juga terlihat memakai masker dan face shield.

Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/9/2020). Dia didakwa menerima suap USD 500 ribu dari USD 1 juta yang dijanjikan oleh Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/9/2020). Dia didakwa menerima suap USD 500 ribu dari USD 1 juta yang dijanjikan oleh Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. (Muhammad Adimaja/Antara Foto)

Wanita yang masih tercatat berprofesi sebagai jaksa itu didakwa menerima suap USD 500 ribu dari USD 1 juta yang dijanjikan oleh Djoko Tjandra.

"Telah menerima pemberian uang atau janji berupa uang sebesar USD 500 ribu dari sebesar USD 1 juta yang dijanjikan oleh Joko Soegiarto Tjandra sebagai pemberian fee dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya," ujar jaksa membacakan surat dakwaannya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Rabu (23/9).

Setelah persidangan usai, hakim meninggalkan tempat. Pinangki langsung didatangi sejumlah jaksa dan petugas. Para jaksa itu langsung memakaikan rompi tahanan berwarna pink tersebut ke Pinangki.

Kemudian Pinangki dibawa sejumlah petugas ke mobil tahanan. Pinangki diperintahkan hakim untuk kembali ke tahanan.

"Sidang ditunda sampai dengan Rabu, 30 September 2020, dan sementara terdakwa berada di tahanan," ujar hakim Eko.

Selanjutnya
Halaman
1 2