Dicopot Jokowi Sejak 6 Mei, Reydonnyzar Moenek Masih Menjabat Sekjen DPD

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 22:13 WIB
Reydonnyzar Moenek, dony
Reydonnyzar Moenek (Andi Saputra/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo telah meneken Keputusan Presiden (Keppres) 39/2020, yang isinya mencopot Reydonnyzar Moenek dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD RI. Namun, hingga kini, Reydonnyzar masih menduduki jabatan itu.

Dalam kepres itu disebutkan Moenek dicopot dari Sekjen dan diangkat menjadi Analisis Ahli Kebijakan Utama pada Sekretariat Jenderal DPD RI. Terlihat surat itu ditandatangani Jokowi pada 6 Mei 2020. Wakil Ketua DPD Mahyudin mengatakan alasan Moenek dicopot adalah dalam rangka pensiun.

"Memang beliau memasuki usia pensiun, Presiden mengangkat beliau menjadi pejabat fungsional," ujar Mahyudin saat dimintai konfirmasi, Selasa (22/9/2020) malam.

Mahyudin mengatakan saat ini posisi Sekjen masih dijabat oleh Moenek selagi proses seleksi Sekjen DPD berlangsung. Mahyudin mengaku tidak diberi tahu oleh Moenek perihal surat pencopotan tersebut. Dia mengaku tidak tahu alasan kenapa Moenek tidak memberitahukannya.

"Sebagai salah satu pimpinan dan atasan langsung, saya memang tidak disampaikan. Saya tidak tahu kenapa saya tidak diberi tahu," ujar Mahyudin.

Adapun terkait kepres yang ditandatangani Jokowi 6 Mei 2020, Mahyudin menjelaskan kepres tersebut berlaku setelah ada pelantikan Moenek untuk jabatan barunya. Artinya, sampai saat ini Moenek masih Sekjen DPD.

"SK Presiden itu berlaku sejak tanggal pelantikan. Jadi, menurut paham saya, beliau tetap Sekjen sampai ada pelantikan beliau menjadi pejabat fungsional," sebutnya.

Simak juga video 'Kecewa, Pengurus DPD NasDem Sukoharjo Ramai-ramai Undur Diri':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/imk)