Komnas Perempuan Minta Proses Hukum Oknum Polisi yang Cabuli ABG Transparan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 05:40 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Komnas Perempuan mengecam oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang mencabuli anak baru gede (ABG) perempuan di Pontianak, Kalimantan Barat. Komnas Perempuan berharap kepolisian tidak diskriminatif dan terbuka dalam mengusut kasus ini.

"Kasus ini mencoreng nama baik kepolisian ya dan kami sangat menyayangkan sekali kejadian ini bahkan sebenarnya kecewa sekali," kata Komisioner Komnas Perempuan, Theresia Iswarini kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Menurut Theresia, petugas kepolisian menjalani pendidikan untuk mengayomi dan melindungi masyarakat. Dia menegaskan tindakan yang dilakukan oleh oknum Polantas ini adalah penyiksaan seksual.

"Petugas kepolisian dididik untuk melindungi dan mengayomi tetapi malah melakukan tindak kejahatan perkosaan dan penyiksaan seksual kepada korban apalagi ini anak di bawah umur," jelasnya.

"Apalagi melakukan perkosaan dengan alasan 'untuk menghukum atas suatu perbuatan yang telah atau diduga telah dilakukan oleh korban', itu salah sekali dan itu masuk kategori penyiksaan seksual," lanjutnya.

Simak video 'Oknum ASN yang Cabuli Anak 8 Tahun di Mamasa Jadi Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2