KRL dari Jakarta Terakhir Pukul 19.00 WIB, Penumpang Atur Jam Pulang Kerja

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 20:41 WIB
Kondisi KRL di Stasiun Duren Kalibata, Jakarta, Senin (21/9/2020).
Kondisi KRL di Stasiun Duren Kalibata. (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan penyesuaian perjalanan KRL Jabodetabek sehingga operasi kereta terakhir dari Jakarta hanya sampai pukul 19.00 WIB. Para pekerja pun harus menyesuaikan jam pulang kerja.

Pantauan detikcom, Senin (21/9/2020) pukul 19.00 WIB, suasana di Stasiun Duren Kalibata, Jakarta Selatan, cukup ramai penumpang. Bagian peron stasiun mayoritas dipenuhi karyawan yang hendak pulang kerja.

Kepadatan tampak pada peron 2 tempat penumpang menunggu kedatangan KRL tujuan Bogor. Ketika KRL tiba, penumpang pun langsung berlari agar bisa masuk ke gerbong.

Kondisi KRL di Stasiun Duren Kalibata, Jakarta, Senin (21/9/2020).Kondisi KRL di Stasiun Duren Kalibata. (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)

Gerbong kereta tujuan Bogor ini cukup padat. Terlihat pula penumpukan di dalam gerbong.

Pengguna KRL yang berprofesi sebagai karyawan swasta bernama Togap (30) telah mengetahui adanya pembatasan jam operasional sebagai efek dari PSBB di DKI Jakarta. Ia pun mengaku telah melakukan penyesuaian antara jam pulang dan jam kereta terakhir.

"Kalau sekarang sih sudah nargetin, sudah, pokoknya pukul 06.00 WIB (sore), kelar nggak kelar kerjaan harus pulang dari kantor supaya keburu keretanya," kata Togap saat berbincang dengan detikcom di Stasiun Duren Kalibata.

Meskipun bisa disesuaikan, Togap masih berharap adanya kelonggaran jam operasional KRL. Sebab, lalu lintas di DKI sangatlah padat saat jam pulang kerja.

"Sebenarnya kalau untuk COVID sih, ya, setuju saja sih demi kebaikan bersama. Tapi, ya, kalau saya pribadi, ya, dilonggarin sedikit saja, jamnya dimundurin sedikit masih okelah," sebutnya.

"Ibaratnya, mestinya ada kelonggaran, mungkin (kereta terakhirnya) pukul 08.00 atau pukul 09.00 (malam)-lah. Karena kalau posisi pulang kerja itu kondisinya lagi macet. Jadi, ya, memang butuh waktunya ekstra," sambungnya.

Penumpang lainnya bernama Olif (27) turut melakukan penyesuaian terhadap jam pulang kerjanya. Kini, ia selalu berangkat lebih awal agar bisa pulang kerja lebih cepat demi bisa menumpangi kereta terakhir.

"Jadi, ya, memang berangkat lebih pagi. Kemudian pulangnya juga harus di bawah pukul 07.00 (malam). Nggak mungkin kalau di atas pukul 07.00 (malam)," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2