Sempat Viral, Ini Motif Ibu di Parepare Sulsel Siksa Anak Kandungnya

Hasrul Nawir - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 20:51 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Foto: Ilustrasi: Fuad Hashim
Jakarta -

Polisi mengungkap motif seorang ibu di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), berinisial SV yang menyiksa anak kandungnya sendiri. Menurut polisi, si ibu tega menyiksa karena anaknya sudah dua pekan tidak pernah mengikut kegiatan belajar secara daring atau online.

"Pelaku merasa dipermalukan, karena laporan guru korban yang mengabarkan jika korban tidak pernah mengikuti pelajaran secara daring," kata Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Asian Sihombing kepada wartawan, Minggu (20/9/2020).

Asian menuturkan, selama dua minggu itu si anak memang berada di rumah tantenya. Selain itu, menurut pengakuan SV, anaknya juga sempat hilang kabar.

Terlebih lagi, sebut polisi, sang anak mengaku kepada tantenya bahwa SV berbohong. Sang anak menyebut gurunya tidak pernah menghubungi SV.

"Saat itulah kemudian sang ibu jengkel dan emosi lalu menganiaya anak kandungnya sendiri, dan sengaja direkam untuk diperlihatkan kepada tantenya," ungkap Asian.

Sang anak pun mengalami luka lebam, diduga akibat hantaman benda tumpul. Kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit.

"Kita masih menunggu hasil visum dari RS," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang berdurasi 5 menit 40 detik mendadak viral setelah tersebar di media sosial. Dalam video tersebut terekam aksi seorang ibu di Parepare, Sulawesi Selatan yang menyiksa anaknya sendiri.

Dalam video nampak sang anak perempuan dengan beberapa luka di bagian wajah dan badannya tidak berdaya diomeli oleh ibunya. Sesekali rambut sang anak dijambak serta mendapat pukulan menggunakan kayu di lengan hingga kakinya.

Video itu bahkan direkam langsung sang ibu dan menyebut sebuah nama yang diduga merupakan paman dari sang anak. Sang ibu menantang nama yang disebutkannya agar kejadian tersebut diviralkan di sosial media.

Dalam video juga terdengar kejengkelan sang ibu yang menyebut anaknya mengadu laporan palsu kepada pamannya. Dan mengeluarkan kata-kata menyesal telah melahirkan anak perempuannya.

Polisi pun telah melakukan pemeriksaan terhadap SV. SV saat ini dikenakan Wajib lapor lantaran memiliki anak bayi.

"Ibunya sudah diperiksa dan kasus ini sudah ditangani oleh unit PPA Satreskrim Polres Parepare," kata AKBP Budi Susanto, Kapolres Parepare, Sabtu (19/9).

Tonton juga 'Tega! Ibu Pukul-Jambak Anak Kandung di Parepare':

[Gambas:Video 20detik]

(zak/zak)