Isolasi di Wisma Atlet

Saran Pasien Corona untuk Wisma Atlet: Konsultasi Psikolog-Tempat Berjemur

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 15:24 WIB
Wisma Atlet Kemayoran dialihfungsikan jadi rumah sakit darurat pasien COVID-19. Guna tangani kasus COVID-19 di Ibu Kota tower 5 Wisma Atlet pun siap beroperasi.
Foto ilustrasi Tower 5 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Pradita Utama/detikcom)

Wakil Ketua PMI DKI Jakarta, Arya Sandhiyudha, sepat menjalani isolasi dari 3 sampai 12 September kemarin. Dia punya saran lain.

Dia menaruh perhatian pada area terbuka di taman lintasan lari (jogging track) dan rooftop yang biasa dipakai untuk berjemur pagi. Orang-orang positif COVID-19 biasa berada di lokasi yang sama pada waktu yang sama, di lokasi itu.

"Itu sudah tidak ideal, karena ngumpul semua di sana. Meski bisa jaga jarak, tapi sudah kayak pasar kaget saja," kata Arya.

Suasana berjemur pagi hari yang dijalani pasien COVID-19 di tempat isolasi, Wisma Atlet. (Dok Pribadi Christman Datubara)Suasana berjemur pagi hari yang dijalani pasien COVID-19 di tempat isolasi, Wisma Atlet. (Dok Pribadi Christman Datubara)

Chris, diwawancarai terpisah, juga menyampaikan hal serupa. Dia yang hingga berita ini diturunkan masih menjalani isolasi menyaksikan lantai 12, 16, dan 32 biasa menjadi titik kumpul para pasien. Meski begitu, jaga jarak masih bisa diterapkan.

"Ya lumayan penuh, tempatnya juga nggak besar," kata Chris.


(dnu/fjp)