Ramai Disorot karena Serang Ahok, Andre Kirim PCR ke Sumbar

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 06:59 WIB
Andre Rosiade (tengah)/Dok Gerindra Sumbar
Foto: Andre (tengah)/Dok Gerindra Sumbar
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR Andre menjadi buah bibir dalam sepekan ini karena melontarkan serangan keras kepada Basuki T Purnama (Ahok) terkait pernyataan 'borok' di Pertamina. Ada yang setuju dengan Andre, ada pula yang mengkritik serangannya ke Ahok tersebut. Seolah tak ambil pusing, Andre kini fokus ke dapilnya dengan mengirim alat PCR.

Kiriman alat PCR tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Perda tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang disahkan pada rapat paripurna di DPRD Sumbar, Jumat (11/9) lalu.

"Peningkatan warga yang terinfeksi virus corona di Sumbar, utamanya Kota Padang sangat mengkhawatirkan. Apalagi sudah ada yang dalam sehari terkonfirmasi lebih dari 200 kasus. Tentunya ini menjadi catatan penting bagi kita semua untuk mengikuti aturan yang telah dituangkan dalam Perda Sumbar itu," kata Andre, Minggu (20/9/2020).

Andre yang juga ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini juga mengapresiasi Panitia Khusus (Pansus) Ranperda AKB yang diketuai kader Gerindra Hidayat yang juga ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar. Apalagi dia mendengar, Perda ini dikebut hanya sembilan hari, untuk membuat payung hukum atau peraturan di tengah-tengah masyarakat Sumbar.

Bahkan, kata Ketua Harian Ikatan Keluarga Minang ini, dia mendukung penuh penerapan Perda AKB dan siap membantu Pemda di Sumbar. Untuk itu Andre mengirimkan puluhan ribu masker Medis untuk dibagi-bagikan di fasilitas kesehatan, permukiman warga sampai di jalan-jalan.

PCR dan masker medis dari Gerindra SumbarPCR dan masker medis dari Gerindra Sumbar Foto: Dok Gerindra Sumbar

"Kami kemarin sudah diskusi dengan tim DPD Gerindra Sumbar akan mengulangi atau melanjutkan kegiatan-kegiatan yang pernah kita lakukan saat tiga atau empat bulan pandemi lalu. Kami kirimkan bantuan senilai Rp 2,3 miliar berupa puluhan ribu masker medis dan menyumbangkan 15 ribu alat untuk swab test atau PCR (polymerase chain reaction) ke laboratorium pemeriksaan," tutur Andre.

Alat PCR dan masker medis tersebut sudah berada di kantor DPD Gerindra Sumbar per hari Sabtu kemarin. Rencananya alat dan masker akan dibagikan dalam waktu dekat.

Andre juga akan memaksimalkan kader Gerindra, baik yang duduk di DPRD atau bukan, untuk turun membantu masyarakat yang tentu akan terbatas ruang geraknya dengan adanya Perda AKB ini.

"Kami akan minta semua fraksi Gerindra melakukan aksi yang sama, membagi-bagikan masker. Serta turun dalam menyosialisasikan Perda ini. Karena saya baca aturannya cukup ketat dan sanksinya tegas," tutur Andre.

Andre berharap Perda AKB akan mengokomodir atau memperkuat aturan pemda seperti Pergub, Perwako dan Perbup. "Kami dengar aturan itu belum efektif. Semoga Perda AKB bisa membiasakan bahkan memaksa masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan Covid-19, apalagi sampai ada sanksi kurungan," kata anggota Komisi VI yang membidangi Perdagangan dan BUMN itu.

Sebelumnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatkan, Pemprov Sumbar berinisiatif untuk menyiapkan Perda AKB ini agar punya posisi yang lebih tinggi dan efektif untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Perda ini merupakan Perda pertama di Indonesia yang mengatur pengendalian Covid-19, yang disusun berdasarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020. Kami apresiasi DPRD Sumbar yang telah melakukan pembahasan ranperda dalam waktu yang relatif cepat," katanya.

PCR dan masker medis dari Gerindra SumbarPCR dan masker medis dari Gerindra Sumbar Foto: Dok Gerindra Sumbar

Ketua DPRD Sumbar Supardi menambahkan, Perda AKB mengikat tanpa kecuali. Ia berharap Perda ini bisa memberikan efek jera pada masyarakat, mengingat telah begitu banyak uang dihabiskan termasuk pada saat PSBB lalu, namun peningkatan kasus Covid-19 masih juga terjadi di Sumbar.

Selain sanksi, Perda juga mengatur pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi besar dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Sumbar. Pemprov bersama DPRD Sumbar berharap, dengan disahkannya Perda ini, pengendalian Covid-19 di Sumbar akan menjadi semakin baik.

(fjp/tor)