Viral Video Ibu Siksa Anak Kandung di Parepare Sulsel

Hasrul Nawir - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 00:09 WIB
Ilustrasi kekerasan
Ilustrasi (Foto: iStock)
Parepare -

Sebuah video yang berdurasi 5 menit 40 detik mendadak viral setelah tersebar di media sosial. Dalam video tersebut terekam aksi seorang ibu di Parepare, Sulawesi Selatan yang menyiksa anaknya sendiri.

Dalam video nampak sang anak perempuan dengan beberapa luka di bagian wajah dan badannya tidak berdaya diomeli oleh ibunya. Sesekali rambut sang anak dijambak serta mendapat pukulan menggunakan kayu di lengan hingga kakinya.

Video itu bahkan direkam langsung sang ibu dan menyebut sebuah nama yang diduga merupakan paman dari sang anak. Sang ibu menantang nama yang disebutkannya agar kejadian tersebut diviralkan di sosial media.

Dalam video juga terdengar kejengkelan sang ibu yang menyebut anaknya mengadu laporan palsu kepada pamannya. Dan mengeluarkan kata-kata menyesal telah melahirkan anak perempuannya.

Aparat Polres Parepare, Sulawesi Selatan bergerak cepat. Kapolres Parepare, AKBP Budi Susanto pihaknya telah memeriksa pelaku.

Pelaku perempuan dalam video tersebut berinisial SV yang merupakan warga Kelurahan Lapadde, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Sementara anak perempuan yang mengalami penganiayaan adalah NJ (10) yang tidak lain adalah anak kandungnya.

"Ibunya sudah diperiksa dan kasus ini sudah ditangani oleh unit PPA Satreskrim Polres Parepare," kata AKBP Budi Susanto, Kapolres Parepare, Sabtu (19/9/2020).

Polisi mengatakan pelaku SV saat ini dikenakan Wajib lapor lantaran memiliki anak bayi. Polisi akan melakukan pemanggilan pada Senin besok.

"Sementara dikenakan wajib lapor karena masih ada anaknya yang masih bayi, masih menyusui, dan Hari Senin akan dipanggil kembali untuk menjalani pemeriksaan lanjutan," kata dia.

Saat ini kata Budi, anak kandung yang menjadi korban KDRT sudah dititipkan ke rumah kerabatnya di Kabupaten Pinrang.

"Anaknya yang jadi korban KDRT dititip di tantenya di Kariango, Pinrang. Untuk lembaga perlindungan juga sudah dihubungi oleh unit PPA,"terangnya.

(lir/lir)