Syekh Ali Jaber Tak Ingin Penyerangannya Dikaitkan Politik

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 14:50 WIB
Syekh Ali Jaber memberikan keterangan usai insiden penyerangannya
Syekh Ali Jaber memberikan keterangan usai insiden penyerangannya. (Foto: Tangkapan layar)
Jakarta -

Pendakwah Syekh Ali Jaber meminta insiden penusukan yang terjadi kepada dirinya tidak dikaitkan dengan isu apa pun. Dia meyakini kejadian itu merupakan takdir dari Allah SWT.

Hal itu disampaikannya melalui siaran langsung yang ditayangkan melalui akun YouTube Syekh Ali Jaber, Jumat (18/9/2020). Dia memberikan pernyataan pasca-insiden yang menimpanya.

"Dengan kejadian ini, saya tak mau dikaitkan dengan isu mana pun, politik, atau lembaga mana pun saya tidak mau, karena saya tidak punya musuh, saya percaya dan yakin yang terjadi ini adalah takdir Allah, dan saya tidak mau salahkan siapa-siapa," kata Ali Jaber.

Ali Jaber meyakini selalu ada hikmah di balik peristiwa tersebut. Dia juga meminta masyarakat tidak terpancing emosi dan memanfaatkan momen ini untuk mengadu domba.

"Saya percaya dan yakin tidak ada yang buruk datang dari Allah, pasti ada hikmah, ada kebaikan di baliknya, saya orangnya berusaha berpikir yang sudah berlalu tak usah difikirkan, ambil hikmah, dan sekarang berfikir ke depan, apa solusinya," ujarnya.

"Saya harap umat tetap tenang jangan terpancing emosi, jangan didorong kita memanfaatkan momen ini jadi adu domba di antara kita, umat Islam, kekuatan kita adalah persatuan," lanjut Ali Jaber.

Lebih lanjut, dalam kesempatan ini dia juga meminta maaf kepada masyarakat apabila ada kata yang salah selama berdakwah. Ali Jaber memastikan selalu memberi yang terbaik dalam dakwahnya untuk masyarakat.

"Saya yakin sepanjang dakwah kami pasti ada masalah pasti ada kata-kata yang tidak disenangi oleh orang, tapi bukan berarti kita sempurna, selalu kami berusaha memberi yang terbaik," ungkapnya.

Sebelumnya, peristiwa penusukan itu sendiri terjadi pada Minggu (13/9) setelah Syekh Ali Jaber berceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Pelaku penusukan berinisial AA (24) ditangkap di lokasi kejadian setelah menyerang Syekh Ali Jaber.

Saat ini tersangka AA telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polresta Bandar Lampung. Polisi mengenakan pasal pembunuhan sehingga tersangka AA terancam hukuman mati.

"Pasal yang disangkakan pada tersangka AA ini adalah pasal percobaan pembunuhan. kemudian kita juga kenakan pasal pembunuhan, dan kita kenakan pasal penganiayaan menyebabkan luka," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/9).

"Jadi ancaman hukumannya hukuman mati atau seumur hidup, paling 20 tahun," sambung Argo.

Video 'Syekh Ali Jaber Tak Ingin Kasus Penusukan Dikaitkan Politik':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)