Kemenag Jelaskan soal Ada Logo MUI di Sosialisasi Penceramah Bersertifikat

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 06:15 WIB
Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin
Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin (Foto: dok. BNPB)
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan logonya dicatut dalam acara Sosialisasi Program Bimtek Penceramah Bersertifikat yang diadakan Kementerian Agama (Kemenag). Pihak Kemenag menjelaskan pencatuman logo MUI dalam spanduk acara hanyalah kesalahan teknis.

"Kesalahan teknis saja, langsung dihapus saat itu juga," kata Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin saat dihubungi, Kamis (17/9/2020).

Kamaruddin mengatakan acara sosialisasi itu berlangsung di kantor Kemenag pusat. Acara itu disebutnya akan berakhir besok.

"Acara sosialisasi program dai dan penceramah bersertifikat yang berlangsung tadi malam sampai besok," ujarnya.

Kamaruddin menyatakan permasalahan pencantuman logo itu telah selesai. Ia juga menyebut tidak ada kesalahpahaman dengan MUI terkait hal itu.

"Insya Allah nggak ada masalah," ujar Kamaruddin.

Sebelumnya, MUI memberi penjelasan soal logonya yang dicatut dalam acara Sosialisasi Program Bimtek Penceramah Bersertifikat yang diadakan Kemenag. MUI menegaskan tidak terlibat dalam acara tersebut.

"MUI tidak ada hubungannya dengan acara yang diselenggarakan oleh Kemenag tersebut karena MUI dalam rapat Dewan Pimpinan hari selasa tanggal 8 September 2020 yang lalu sudah memutuskan menolak kehadiran program tersebut karena mudaratnya jauh lebih besar dari pada manfaatnya," kata Sekjen MUI, Anwar Abbas dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9).

Anwar menyayangkan pencatutan logo MUI itu tanpa izin. Menurutnya, pencatutan logo itu sangat merugikan nama baik MUI.

"Pencantuman logo MUI tersebut jelas-jelas akan sangat merugikan nama baik MUI di mata publik, untuk itu MUI sudah menegur pihak terkait dan telah berjanji akan memperbaikinya," ujarnya.

(azr/zap)